Polibatam Perkuat Peran Strategis di Industri Semikonduktor
- 03 Mar 2026 17:36 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Politeknik Negeri Batam (Polibatam) kembali menegaskan komitmennya sebagai pusat keunggulan pendidikan vokasi di bidang manufaktur elektronika dan semikonduktor melalui penyelenggaraan IEEE EDS Distinguished Lecture bersama IEEE Electron Devices Society Indonesia Chapter.
Mengusung tema “About On-Chip ESD Protection for ICs”, kuliah umum internasional ini menghadirkan Albert Wang, Guru Besar Teknik Elektro dan Komputer dari University of California, Riverside, yang juga menjabat sebagai Editor-in-Chief IEEE Transactions on Electron Devices serta pemegang 16 paten Amerika Serikat.
Dalam pemaparannya, Prof. Wang mengungkap fakta krusial bahwa sekitar 80 persen kegagalan Integrated Circuit (IC) di lapangan disebabkan oleh masalah Electrostatic Discharge (ESD/EOS). Permasalahan ini menjadi tantangan bernilai miliaran dolar bagi industri semikonduktor global. Ia memaparkan pendekatan co-design ESD dan IC berbasis CAD (TCAD & SPICE), termasuk tantangan pada RF IC yang sangat sensitif terhadap efek parasitik.
Peserta juga memperoleh wawasan mengenai masa depan perlindungan semikonduktor, mulai dari proteksi ESD untuk arsitektur 3D/CoWoS (Integrasi Heterogen) hingga pemanfaatan Artificial Intelligence dan Machine Learning dalam pemodelan perangkat (AI-for-ESD). Topik ini menegaskan pentingnya inovasi teknologi untuk menjaga keandalan dan daya saing industri chip global.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Polibatam, Ir. Bambang Hendrawan, S.T., M.S.M., CIPMP, CISCP, serta Chair IEEE EDS Indonesia Chapter, Dr. Ir. Basuki Rachmatul Alam. Momentum ini menjadi langkah strategis Polibatam dalam mendukung pembangunan ekosistem semikonduktor nasional sekaligus menyiapkan talenta unggul Indonesia untuk berperan dalam rantai nilai industri global.
Melalui kolaborasi internasional dan penguatan kapasitas akademik, Polibatam menunjukkan kesiapannya menjadi bagian dari masa depan industri semikonduktor dunia.