Elon Musk Ingatkan Risiko AI setelah Amazon Bahas Gangguan Sistem

  • 13 Mar 2026 09:20 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - CEO Tesla dan pemilik platform X, Elon Musk, memberikan peringatan singkat namun tegas terkait penggunaan kecerdasan buatan dalam pengembangan perangkat lunak setelah muncul laporan bahwa Amazon menggelar pertemuan internal untuk membahas gangguan sistem yang terjadi baru-baru ini.

Dilaporkan oleh Fortune yang mengutip laporan dari Financial Times, Amazon mengadakan pertemuan wajib pada Selasa untuk melakukan “penelusuran mendalam” terhadap sejumlah insiden teknis. Beberapa di antaranya disebut berkaitan dengan penggunaan fitur pengkodean yang dibantu kecerdasan buatan generatif atau Gen-AI.

Dalam laporan internal yang dikutip media tersebut, Amazon menyebut adanya “tren insiden” dalam beberapa bulan terakhir yang memiliki “dampak yang luas” serta berkaitan dengan “perubahan yang dibantu Gen-AI,” selain faktor teknis lainnya.

Awal bulan ini, situs dan aplikasi belanja Amazon sempat mengalami gangguan bagi sebagian pengguna. Data dari pelacak gangguan Downdetector menunjukkan lebih dari 22.000 pengguna melaporkan masalah, termasuk tidak bisa melakukan pembayaran, melihat harga barang, maupun mengakses informasi akun.

Menanggapi laporan tersebut, Musk membalas unggahan dari konsultan keamanan siber Lukasz Olejnik yang menyoroti pertemuan Amazon mengenai AI. Dalam unggahannya, Olejnik menulis bahwa Amazon mengadakan pertemuan wajib untuk membahas AI yang merusak sistemnya.

“Berhati-hatilah,” tulis Musk singkat menanggapi pernyataan tersebut.

Sementara itu, wakil presiden senior layanan e-commerce Amazon, Dave Treadwell, dalam email internal yang dikutip media mengatakan tim teknologi perusahaan akan menggunakan sebagian pertemuan mingguan mereka untuk membahas penerapan pengamanan tambahan dalam penggunaan AI oleh para insinyur.

“Saudara-saudara, seperti yang mungkin Anda ketahui, ketersediaan situs dan infrastruktur terkait belum baik akhir-akhir ini,” tulis Treadwell dalam email tersebut.

Namun juru bicara Amazon kepada Fortune menegaskan bahwa pertemuan “This Week in Stores Tech” atau TWiST merupakan pertemuan operasional rutin untuk meninjau kinerja sistem.

“Sebagai bagian dari bisnis normal, pertemuan tersebut akan mencakup tinjauan ketersediaan situs web dan aplikasi kami karena kami fokus pada peningkatan berkelanjutan,” kata juru bicara Amazon.

Perusahaan juga menambahkan bahwa layanan cloud mereka, Amazon Web Services, tidak terlibat dalam insiden tersebut.

Rekomendasi Berita