Deteksi Dini GTM Penting Dilakukan
- 08 Mar 2026 09:02 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada anak usia dua tahun perlu dideteksi sejak dini agar tidak berdampak pada kondisi kesehatan dan pertumbuhan. Pada usia balita, kecukupan asupan gizi sangat penting karena menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung perkembangan fisik maupun kemampuan kognitif anak.
Menurut edukasi kesehatan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), orang tua perlu memperhatikan tanda-tanda GTM yang berlangsung lebih lama dari biasanya. Kondisi seperti anak menolak makan dalam waktu lama, berat badan tidak bertambah, atau anak terlihat kurang aktif dapat menjadi indikator perlunya pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menganjurkan orang tua untuk memantau tumbuh kembang anak secara berkala melalui layanan kesehatan seperti Posyandu atau Puskesmas. Pemantauan tersebut membantu mendeteksi lebih awal apabila terjadi gangguan gizi pada balita.
Apabila GTM terjadi secara berkepanjangan, konsultasi dengan tenaga kesehatan menjadi langkah yang dianjurkan. Penanganan yang tepat sejak dini dapat membantu memastikan kebutuhan nutrisi anak tetap terpenuhi sehingga tumbuh kembangnya dapat berlangsung secara optimal.
Selain pemantauan kesehatan, orang tua juga disarankan mencatat pola makan harian anak. Catatan tersebut dapat membantu tenaga kesehatan memahami kebiasaan makan anak serta menentukan langkah penanganan yang sesuai apabila GTM berlangsung dalam waktu lama.