Mengapa Urin Berwarna Kuning Pekat saat Berpuasa?

  • 11 Mar 2026 08:38 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam – Selama menjalankan ibadah puasa, sebagian orang mungkin menyadari perubahan warna urin menjadi lebih kuning pekat dari biasanya. Kondisi ini umumnya terjadi karena tubuh mengalami penurunan asupan cairan selama berpuasa.

Secara medis, warna urin dipengaruhi oleh tingkat hidrasi tubuh. Ketika seseorang tidak mendapatkan cukup cairan dalam waktu lama, seperti saat berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam, tubuh akan menghemat air. Akibatnya, urin menjadi lebih terkonsentrasi sehingga warnanya tampak lebih kuning pekat.

Pigmen alami yang disebut urokrom juga berperan dalam memberikan warna pada urin. Ketika volume cairan dalam tubuh berkurang, konsentrasi pigmen ini meningkat sehingga warna urin terlihat lebih gelap.

Selain karena kurangnya cairan, beberapa faktor lain juga dapat memengaruhi warna urin saat puasa. Konsumsi makanan tertentu, seperti makanan yang mengandung pewarna alami atau suplemen vitamin B, dapat membuat urin tampak lebih kuning terang. Kondisi tubuh yang lelah atau aktivitas fisik berlebihan saat berpuasa juga bisa memperparah dehidrasi.

Meski umumnya normal, urin yang sangat pekat dan disertai gejala lain seperti pusing, lemas, atau mulut kering bisa menjadi tanda tubuh mengalami dehidrasi. Oleh karena itu, penting untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh saat berbuka dan sahur.

Para ahli kesehatan menyarankan pola minum yang cukup selama waktu berbuka hingga sahur. Cara yang sering dianjurkan adalah pola 2-4-2, yakni dua gelas air saat berbuka, empat gelas pada malam hari, dan dua gelas saat sahur. Pola ini membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh selama berpuasa.

Selain itu, konsumsi buah dan sayuran yang mengandung banyak air, seperti semangka, melon, dan timun, juga dapat membantu menjaga hidrasi tubuh.

Dengan menjaga asupan cairan yang cukup serta pola makan sehat selama Ramadan, perubahan warna urin menjadi lebih pekat saat puasa dapat diminimalkan. Namun jika warna urin sangat gelap dan disertai keluhan kesehatan lainnya, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis.

Rekomendasi Berita