Pecinta Kopi Wajib Tahu! Ini Waktu Terbaik Minum Kopi saat Puasa
- 13 Mar 2026 21:46 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Bagi banyak orang, menikmati secangkir Kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Kebiasaan ini sering kali tetap dipertahankan saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Namun, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa waktu mengonsumsi kopi selama berpuasa perlu diperhatikan dengan baik agar tidak menimbulkan efek yang kurang baik bagi tubuh.
Menurut para dokter, minum kopi saat sahur sebaiknya dihindari. Kandungan kafein dalam kopi memiliki sifat diuretik, yaitu dapat merangsang tubuh untuk lebih sering buang air kecil. Kondisi tersebut dapat membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Akibatnya, seseorang berisiko mengalami dehidrasi selama menjalani puasa, terutama ketika aktivitas harian cukup padat atau cuaca sedang panas.
Selain itu, mengonsumsi kopi saat sahur juga dapat memengaruhi kualitas energi tubuh sepanjang hari. Kafein memang dikenal mampu meningkatkan kewaspadaan dan membantu mengurangi rasa kantuk. Namun, efek tersebut biasanya hanya berlangsung sementara. Setelah itu, tubuh bisa mengalami penurunan energi yang membuat seseorang merasa lebih cepat lelah saat berpuasa.
Minum kopi tepat saat waktu berbuka juga tidak terlalu dianjurkan. Setelah seharian menahan lapar dan haus, kondisi lambung cenderung sensitif karena dalam keadaan kosong cukup lama. Jika kopi langsung dikonsumsi saat berbuka, kandungan kafein dapat merangsang produksi asam lambung yang lebih tinggi. Hal ini berpotensi menimbulkan rasa tidak nyaman pada perut, seperti perih, mual, atau sensasi asam lambung meningkat.
Oleh karena itu, para dokter menyarankan agar kopi diminum setelah tubuh menerima asupan makanan terlebih dahulu. Waktu yang dianggap paling ideal adalah sekitar satu hingga dua jam setelah berbuka puasa. Pada saat itu, sistem pencernaan sudah mulai bekerja kembali dan lambung tidak lagi kosong. Dengan demikian, tubuh dapat menerima kafein dengan lebih baik tanpa memicu gangguan pencernaan.
Selain memperhatikan waktu konsumsi, jumlah kopi yang diminum juga sebaiknya dibatasi. Para ahli menyarankan agar konsumsi kopi tidak lebih dari satu hingga dua cangkir per hari selama bulan puasa. Mengonsumsi kopi secara berlebihan dapat memicu gangguan tidur, jantung berdebar, serta meningkatkan risiko dehidrasi.
Di sisi lain, penting juga untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Bagi pencinta kopi, sebaiknya tetap mengimbangi minuman tersebut dengan asupan air putih yang cukup sejak berbuka hingga sahur. Cara ini dapat membantu menjaga hidrasi tubuh sekaligus meminimalkan dampak negatif dari kafein.
Dengan mengatur waktu dan jumlah konsumsi secara bijak, para penikmat kopi tetap dapat menikmati minuman favoritnya selama bulan Ramadan tanpa harus mengorbankan kesehatan. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu tubuh tetap bugar dan nyaman saat menjalani ibadah puasa sepanjang hari.