Lindungi Anak dari Campak dan Rubella
- 11 Mar 2026 21:17 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau- Campak dan rubella masih menjadi penyakit yang perlu diwaspadai masyarakat, khususnya pada anak-anak. Meski berbagai upaya pencegahan telah dilakukan, kedua penyakit menular ini masih ditemukan di sejumlah wilayah. Namun, risiko penularannya dapat ditekan dengan memastikan anak mendapatkan imunisasi secara lengkap.
Campak merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan dapat menular dengan sangat mudah melalui percikan batuk atau bersin. Gejalanya biasanya diawali dengan demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, serta muncul ruam kemerahan pada kulit. Sementara itu, rubella atau campak Jerman sering menimbulkan gejala yang lebih ringan, tetapi tetap berbahaya terutama bagi ibu hamil karena dapat menyebabkan gangguan serius pada janin.
Melansir dari Kemenkes.go.id pada Rabu 11 Maret 2026, Campak disebabkan oleh infeksi virus melalui percikan air liur saat penderita batuk atau bersin, kontak langsung dengan penderita, dan benda yang terkontaminasi virus campak. Campak biasanya ditandai dengan:
- Pilek atau flu disertai batuk dan sakit tenggorokan
- Demam tinggi, bisa hingga 40 derajat
- Mata yang menjadi kemerahan, mudah berair, dan sensitif terhadap cahaya
- Ruam di area kepala (wajah dan telinga) yang kemudian menyebar ke seluruh tubuh
- Bintik-bintik kecil di dalam bagian dalam mulut
Sedangkan, rubella atau sering disebut sebagai “Campak Jerman” disebabkan oleh infeksi virus rubella yang menyebabkan gangguan pada kulit dan kelenjar getah bening. Rubella juga biasanya ditularkan melalui udara, saat penderitanya batuk atau bersin. Namun, rubella juga bisa ditularkan dari ibu ke janinnya. Biasanya gejala rubella relatif ringan pada anak. Beberapa gejalanya adalah:
- Ruam selama tiga hari di bagian wajah yang juga menyebar ke bagian tubuh lain.
- Demam ringan
- Sakit kepala
- Kelenjar getah bening membengkak
- Nyeri sendi dan otot, biasanya dialami oleh penderita remaja atau dewasa
- Sakit tenggorokan
Tidak ada pengobatan khusus untuk campak dan rubella, sehingga langkah pencegahan menjadi sangat penting agar si kecil terhindar dari bahaya kedua penyakit dan komplikasi yang mungkin terjadi. Campak dan Rubella bisa dicegah dengan dua cara:
- Pemberian imunisasi MR (Measles, Rubella)
- Menjaga kebersihan dan menghindari sumber bibit penyakit. Selalu cuci tangan secara rutin dan hindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.
Imunisasi MR dianjurkan untuk diberikan saat anak berusia 9-12 bulan. Agar pertahanan kekebalan tubuhnya semakin kuat, anak juga dianjurkan untuk mendapatkan imunisasi MR booster pada usia 18 bulan dan saat anak kelas 1 SD (usia 5-6 tahun).