Pemkot Baubau Usulkan Museum dan Taman Budaya ke Kementerian

  • 03 Mar 2026 08:30 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau dalam pertemuan strategis bersama Kementerian Kebudayaan di Jakarta dua minggu lalu terus memperkuat posisinya sebagai Kota Budaya di kancah nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Pemkot Baubau yang tergabung dalam tim Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) mengajukan sejumlah permohonan khusus guna mendapatkan perhatian di tingkat nasional.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, usai mendampingi Wali Kota Baubau saat menerima sara kidina perangkat Masjid Agung Keraton Wolio di rumah jabatan Wali Kota Baubau, Senin 2 Maret 2026.

Menurutnya, salah satu kabar menggembirakan dari pertemuan tersebut adalah terbukanya peluang pembangunan museum dan taman budaya melalui dukungan Kementerian Kebudayaan. Saat ini, Pemkot Baubau tengah menyiapkan lokasi paling strategis untuk pembangunan tersebut, dengan kawasan Keraton Wolio menjadi kandidat terkuat.

“Alasan pemilihan lokasi di area keraton karena fasilitas ini harus berada di titik ikonik yang mencerminkan identitas daerah,” ujarnya.

Selain itu, dalam pertemuan di Jakarta juga dibahas rencana pendirian Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah Sulawesi Tenggara yang berdiri secara mandiri dan terpisah dari Makassar. Selama ini, BPK yang berpusat di Makassar menangani banyak objek kebudayaan sehingga beban kerjanya dinilai cukup tinggi.

Pemkot Baubau pun menyatakan kesiapan penuh apabila kantor Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Tenggara ditempatkan di Baubau, termasuk menyediakan lahan yang dibutuhkan.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota mengungkapkan berbagai usulan yang disampaikan Pemkot Baubau mendapat respons positif langsung dari Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. Bahkan, Menteri Kebudayaan menyatakan ketertarikannya untuk melihat langsung potensi budaya di eks-Pusat Kesultanan Buton tersebut.

“Ini suatu keberkahan. Pak Menteri bahkan bilang tidak usah menunggu lebaran, beliau ingin segera datang. Kemungkinan dalam satu hingga dua minggu ke depan beliau akan tiba di Baubau. Dan tentu kedatangan Menteri Kebudayaan diharapkan menjadi momentum percepatan berbagai proyek strategis kebudayaan yang tengah diusulkan oleh Pemerintah Kota Baubau,” tutupnya.

Kunjungan tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Baubau sebagai kota bersejarah dan pusat kebudayaan di kawasan Sulawesi Tenggara.

Rekomendasi Berita