Warga Tionghoa Bengkalis Khidmat Rayakan Imlek

  • 18 Feb 2026 15:26 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Semangat warga keturunan Tionghoa di Kabupaten Bengkalis untuk melaksanakan sembahyang Tahun Baru Imlek di Vihara Hok Ann Kiong tidak sedikit pun berkurang. Sejak pagi, umat datang silih berganti bersama keluarga untuk menjalankan ritual ibadah dengan penuh khidmat.

Rombongan keluarga terlihat memasuki vihara, sebagian menggunakan kendaraan pribadi dan lainnya memanfaatkan jasa transportasi online. Nuansa merah yang identik dengan perayaan Imlek mendominasi suasana, mulai dari busana hingga pernak-pernik yang dikenakan para jemaat.

Sebelum ritual dimulai, umat terlebih dahulu menyalakan dupa sebagai simbol penghormatan dan doa. Selanjutnya, mereka menuju altar utama di dalam vihara untuk melaksanakan sembahyang. Ibadah dilakukan di beberapa altar yang tersedia, lalu ditutup dengan prosesi pembakaran kertas sembahyang di area luar vihara.

Salah seorang warga, Hock Guhn, mengaku bersyukur dapat kembali merayakan Imlek bersama keluarga dalam suasana penuh kebersamaan.

“Kita sembahyang dulu di vihara pagi ini bersama keluarga. Setelah ini pulang dan lanjut sembahyang di rumah,” ujarnya, Rabu, 18 Februari 2026.

Ia menambahkan, hari pertama Imlek difokuskan untuk ibadah dan berkumpul bersama keluarga inti.

“Setelah sembahyang biasanya makan bersama keluarga di rumah. Untuk berkunjung ke keluarga lainnya kemungkinan besok,” jelasnya.

Di momen Tahun Kuda Api ini, Hock Guhn berharap dirinya dan keluarga senantiasa diberi kesehatan serta kelimpahan rezeki.

“Doa kita juga tadi untuk Bengkalis, semoga semua tetap sehat-sehat, selalu damai dan baik-baik saja di tahun ini,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Apui, warga Tionghoa Bengkalis lainnya. Ia mengatakan, selain melaksanakan sembahyang di klenteng, ada tradisi yang juga dijalankan, yakni melepaskan makhluk hidup seperti burung sebagai simbol pembebasan dari hal-hal yang mengganggu kehidupan.

“Saya beli burung ini untuk dilepaskan kembali. Ini bermakna membebaskan diri dari segala yang mengganggu dan berharap kemudahan dalam hidup. Imlek kita rayakan dengan gembira, untuk ibadah dan bertemu keluarga,” ungkapnya.

Perayaan Imlek di Bengkalis tahun ini berlangsung sederhana namun penuh makna. Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, semangat kebersamaan dan doa untuk kedamaian daerah tetap menjadi prioritas utama umat yang merayakan.

Rekomendasi Berita