Pesona Kubah Silver dan Kubah Hijau Masjid Nabawi di Malam Hari
- 22 Feb 2026 19:50 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Madinah - Cahaya lampu yang menyinari Masjid Nabawi pada malam hari menghadirkan suasana yang begitu syahdu. Di antara deretan tiang dan payung elektrik yang telah menutup, sorotan cahaya tertuju pada Kubah Hijau dan kubah-kubah berwarna silver yang berkilau memantulkan cahaya.
Bagi para jamaah umrah, momen malam di Masjid Nabawi menjadi waktu yang paling dinanti, terutama saat mendapat kesempatan masuk ke Raudhah. Area yang disebut sebagai taman surga itu selalu menghadirkan getaran batin yang sulit dilukiskan dengan kata-kata.
Tour leader Arminareka Perdana, Nabila Fitri, mengaku setiap kali mengantar jamaah ke Raudhah, ia selalu menyaksikan momen haru yang berbeda-beda.
“Setiap masuk Raudhah itu rasanya tidak pernah sama. Ada jamaah yang langsung menangis, ada yang terdiam lama, bahkan ada yang gemetar saat melihat Kubah Hijau dari dekat. Saya sendiri, meski sudah berkali-kali mendampingi, tetap merasakan getaran rindu yang luar biasa,” ujar Nabila, Minggu 22 Februari 2026.
Menurutnya, suasana malam menambah kekhusyukan. Udara Madinah yang lebih sejuk membuat jamaah bisa lebih tenang dalam berdoa. Sorotan lampu yang mengenai Kubah Hijau dan kubah silver seakan menjadi pengingat bahwa mereka sedang berada di tempat yang sangat istimewa.
“Saya selalu mengingatkan jamaah, jangan terburu-buru. Nikmati setiap langkah menuju Raudhah. Luruskan niat, hadirkan hati. Karena tidak semua orang mendapat kesempatan berdiri di sana,” tuturnya.
Ia juga menuturkan, tantangan sebagai tour leader adalah memastikan jamaah tetap tertib dan fokus ibadah di tengah kepadatan. Namun di balik itu, melihat wajah-wajah yang bercahaya setelah keluar dari Raudhah menjadi kebahagiaan tersendiri.
“Ketika jamaah keluar dengan mata berkaca-kaca dan berkata, ‘Terima kasih sudah membimbing kami,’ itu rasanya semua lelah terbayar. Mengantar tamu Allah ke Raudhah adalah amanah sekaligus kehormatan,” katanya.
Keindahan Kubah Hijau dan kubah silver yang bersinar di malam hari pun menjadi saksi bisu perjalanan spiritual para jamaah. Di bawah langit Madinah, haru dan doa menyatu, meninggalkan kenangan yang akan terus hidup dalam hati setiap peziarah.