Program Konversi 120 Juta Motor Listrik

  • 11 Mar 2026 20:57 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Pemerintah Indonesia menyiapkan program konversi besar-besaran sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik. Program ini menjadi bagian dari langkah percepatan transisi energi nasional menuju penggunaan energi yang lebih bersih.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah akan melakukan konversi kendaraan secara bertahap. Sepeda motor yang menggunakan bensin diperkirakan mencapai sekitar 120 juta unit di Indonesia.

Program ini dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri terkait di Istana Merdeka. Pemerintah menilai percepatan penggunaan kendaraan listrik penting untuk mendorong penggunaan energi ramah lingkungan di tanah air.

Selain untuk mendukung energi bersih, kebijakan tersebut juga diharapkan mampu menekan polusi udara dan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Pemerintah juga menilai perkembangan teknologi membuat biaya konversi motor listrik semakin terjangkau bagi masyarakat.

Dikutip dari laman gnfi.id pada Rabu, 11 Maret 2026, pemerintah juga menyiapkan skema insentif bagi masyarakat yang melakukan konversi motor bensin menjadi motor listrik. Insentif tersebut disebut sebagai bentuk dukungan negara agar masyarakat lebih mudah beralih ke kendaraan listrik.

Pemerintah menilai kesiapan infrastruktur juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini. Ketersediaan jaringan pengisian kendaraan listrik serta kualitas teknologi motor listrik menjadi perhatian agar penggunaan kendaraan listrik dapat meluas.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berharap transformasi transportasi menuju energi bersih dapat berjalan lebih cepat. Program konversi motor listrik juga diharapkan menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung target pengurangan emisi di Indonesia

Rekomendasi Berita