Hari Bahasa Ibu Interasional diperingati Setiap 21 Februari

  • 21 Feb 2026 09:53 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak : Hari Bahasa Ibu Internasional atau International Mother Language Day diperingati setiap tahun pada tanggal 21 Februari. Peringatan pertama diselenggarakan oleh UNESCO sebagai perayaan keberagaman bahasa dan budaya. Ada lebih dari 7.000 bahasa yang digunakan di dunia — jumlah ini besar mengingat beberapa bahasa lebih terdokumentasi dan lebih banyak digunakan daripada yang lain. Banyak bahasa etnis, beberapa di antaranya masih digunakan oleh kelompok-kelompok kecil saat ini, kemungkinan besar akan punah dalam beberapa dekade. Inilah sebabnya mengapa Hari Bahasa Ibu Internasional begitu penting, karena merupakan bagian dari inisiatif yang lebih besar untuk menghidupkan kembali warisan bahasa banyak komunitas.

Melansir laman National Today, UNESCO pertama kali menetapkan Bahasa Ibu Internasional pada tahun 1999. Perayaan perdana diadakan pada tahun 2000. Peringatan tahunan ini dimulai sebagai penghormatan kepada Gerakan Bahasa Bengali, yang berupaya mengakui bahasa Bengali sebagai bahasa resmi Bangladesh modern. Secara historis, wilayah ini dianggap sebagai bagian dari Pakistan Timur, dan memiliki komunitas Bengali yang besar dengan bahasa dan budaya yang khas. Nasib bahasa Bengali merupakan gambaran dari banyak nasib serupa yang dihadapi oleh komunitas linguistik kecil di seluruh dunia.

Nasib gerakan Bengali kemungkinan besar dapat ditelusuri kembali ke pembentukan Pakistan pada tahun 1947. Gerakan Bahasa Bengali dimulai di komunitas Bengali di Pakistan Timur dan menjadi terkenal pada awal tahun 1950-an. Untuk mendapatkan pengakuan resmi atas bahasa mereka, gerakan tersebut mengadakan pertemuan dan rapat umum. Pada tahun 1952, polisi melepaskan tembakan pada pawai massa Gerakan Bahasa Bengali. Beberapa orang tewas, dan ratusan lainnya terluka. Hari kejadian ini akan diperingati oleh orang Bengali sebagai hari libur nasional.

Kisah ini kemudian mengilhami Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menetapkan tanggal 21 Februari sebagai Hari Bahasa Ibu Internasional. Tujuan inisiatif PBB ini adalah untuk menyelamatkan bahasa-bahasa di dunia dari kepunahan. Sejak tahun 2000, setiap peringatan internasional memiliki tema. Perayaan setiap tahunnya mencoba menambahkan elemen-elemen baru pada upaya pendidikan untuk melestarikan bahasa-bahasa asli dan mempromosikan pembelajaran bahasa. Hasilnya, perayaan Gerakan Bahasa Bengali menjadi fenomena internasional yang menghormati bahasa-bahasa di seluruh dunia.

Rekomendasi Berita