Stunting dan Stunted ternyata Berbeda, Ini Penjelasannya
- 09 Mar 2026 05:03 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak – Stunting dan stunted sering dikira sama, meski terdengar mirip keduanya memiliki penyebab yang berbeda. Stunting dan stunted memang sama-sama menghasilkan tubuh yang tidak terlalu tinggi. Namun stunting dan stunted secara kesehatan berbeda dan memiliki penanganan yang tidak sama.
Dilansir dari laman Ruang Guru Paud Kemendikbudristek berikut adalah perbedaannya:
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh dikarenakan kekurangan gizi di seribu hari pertama kehidupan anak. Kondisi ini berefek jangka panjang sampai anak dewasa dan lanjut usia.
Kekurangan gizi dalam kandungan dapat mengakibatkan pertumbuhan otak dan organ lain terganggu hingga anak rentan terkena diabetes, hipertensi, dan gangguan jantung. Pertumbuhan otak yang tidak maksimal sendiri juga akan menyulitkan anak nantinya.
Sementara stunted adalah anak yang memiliki tubuh pendek dan belum tentu mengalami gagal tumbuh. Anak bertubuh pendek mengalami pertumbuhan fisik dan mental normal layaknya anak lain. Namun, tinggi badannya kurang dari rata-rata anak seusianya sehingga terlihat mencolok. Anak dengan tubuh pendek tidak mengalami peningkatan risiko mengalami penyakit degeneratif atau penurunan fungsi otak. Seiring waktu, anak yang bertubuh pendek bisa menyusul tinggi teman-temannya.
Stunted dan stunting sama-sama memiliki tubuh yang pendek. Namun secara medis kedua hal tersebut berbeda.
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh kembang balita akibat kekurangan gizi dalam kandungan hingga lahir dan baru terlihat setelah usia 2 tahun.
Adapun definisi stunting menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) adalah anak balita dengan nilai z-skor nya kurang dari -2.00 SD/standar deviasi (stunted) dan kurang dari - 3.00 SD (severely stunted).
Sedangkan stunted dan sangat pendek adalah balita panjang badan (PB/U) atau tinggi badan (TB/U) menurut umurnya kurang dibanding dengan standar baku WHO multicentre growth reference study tahun 2006.
Stunted dan stunting dapat dibedakan dengan memperhatikan kondisi keluarga. Anak dengan tubuh pendek biasanya terlahir dari orangtua yang tidak terlalu tinggi. Hal berbeda biasanya dijumpai pada anak stunting yang terus mengalami keterlambatan tumbuh.
Anak stunting biasanya tumbuh lebih lambat sekitar 4 sentimeter tiap tahun di masa pra pubertas. Anak stunting juga mengalami keterlambatan masa puber yang biasanya di usia 15 tahun.
Itulah perbedaan stunted dan stunting, Jangan sampai salah lagi membedakannya ya.