Guns N' Roses Enggan Lagunya Dipakai Film Melania

  • 05 Mar 2026 10:50 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Produser film dokumenter tentang Melania Trump, Marc Beckman, mengungkap adanya kendala dalam proses penyusunan soundtrack untuk proyek terbarunya. Dalam wawancara dengan majalah hiburan Amerika Serikat Variety yang terbit Rabu, 4 maret 2026, Beckman menyebut sejumlah musisi menolak memberikan izin penggunaan lagu mereka dalam film tersebut.

Salah satu penolakan paling menonjol datang dari band rock legendaris Guns N' Roses. Beckman menjelaskan bahwa upaya memperoleh lisensi lagu band tersebut gagal karena tidak tercapainya kesepakatan di antara para personelnya. Perbedaan pandangan politik disebut menjadi faktor utama yang menghambat proses perizinan.

“Ada musik yang coba kami dapatkan, tetapi sayangnya ada unsur politik di dalamnya. Sebagai contoh, para personel Guns N’ Roses terpecah secara politik,” ujar Beckman kepada Variety.

Ia menambahkan, salah satu anggota sempat memberi lampu hijau, namun anggota lainnya menolak sehingga persetujuan bulat yang menjadi syarat utama lisensi tidak terpenuhi.

Dalam industri perfilman, penggunaan lagu untuk kepentingan komersial memang mensyaratkan persetujuan seluruh pemegang hak cipta. Tanpa persetujuan kolektif, lagu tidak dapat digunakan secara legal. Beckman mengakui kegagalan mendapatkan lagu tersebut menjadi kekecewaan tersendiri karena dinilai sesuai dengan nuansa film.

Sikap kritis terhadap keluarga Trump, khususnya dari vokalis Axl Rose, bukan hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, Axl Rose kerap melontarkan kritik terhadap Donald Trump melalui media sosial. Pada 2018, ia juga mempersoalkan penggunaan lagu Guns N’ Roses dalam kegiatan politik tanpa izin resmi.

Penolakan juga datang dari pihak yang mengelola warisan karya Prince. Melalui pernyataan kuasa hukumnya, disebutkan bahwa karya Prince tidak akan dikaitkan dengan Donald Trump. Penyanyi asal Jamaika, Grace Jones, turut dilaporkan menolak keterlibatan lagunya, meski Beckman menegaskan film tersebut berfokus pada Melania dan bukan agenda politik.

Meski begitu, proyek soundtrack tetap berlanjut. Beckman menyebut sejumlah nama besar seperti Michael Jackson, Aretha Franklin, dan Elvis Presley masuk dalam daftar musik film.

Rekomendasi Berita