AI Kini Jadi Bagian di Ruang Redaksi Media
- 03 Feb 2026 14:16 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini bukan lagi sekadar tren di ruang redaksi media besar di Indonesia. Sejumlah organisasi media nasional telah mulai mengintegrasikan AI generatif ke dalam operasional harian mereka untuk mendukung aktivitas jurnalistik yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan audiens modern.
Agus Sudibyo, Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI, mengatakan, Pemanfaatan AI generatif oleh media massa sudah berkembang pesat. “Media-media utama tidak lagi melihat teknologi ini sebagai alat eksperimental semata, tetapi sebagai bagian dari proses produksi berita, termasuk penerjemahan, pembuatan ringkasan dokumen, hingga penyusunan kerangka berita. Penggunaan AI juga merambah ke penataan konten serta pembuatan avatar atau video secara otomatis yang semakin membantu aspek visualisasi berita.” Katanya dalam diskusi webinar, Selasa, 3 Februari 2026.
Menurutnya, tren penggunaan AI generatif di ruang redaksi bukan fenomena yang terbatas di luar negeri saja. Di luar negeri, sebuah survei menunjukkan bahwa sebagian besar penerbit besar telah menggunakan AI untuk tugas seperti meringkas artikel internal hingga menyusun konten media sosial dan headline SEO.
Agus menambahkan, “Di Indonesia, tren ini juga mulai terlihat di berbagai organisasi media besar yang menerapkan teknologi generatif untuk membantu pekerja redaksi dalam tugas-tugas rutin. Redaksi menggunakan AI untuk mengumpulkan informasi, menganalisis data besar, dan memberi rekomendasi ide untuk liputan yang lebih tajam. Sebagai contoh, beberapa platform media nasional sudah memanfaatkan AI untuk menghasilkan video pendek dan konten visual lainnya berdasarkan teks berita, sekaligus melakukan klasifikasi atau prediksi tren pemberitaan.”
Selain Agus Sudibyo, Diskusi Webinar yang diselenggarakan LPDS (Lembaga Pers Dr. Soetomo) menghadirkan beberapa narasumber yang berlatar belakang Jurnalis. diantaranya Priyambodo RH dari LKBN Antara. Diskusi Webinar dengan judul Masyarakat Kampus dan Jurnalis dalam Era Artificial Intelligence, dipandu oleh Lestantya R Baskoro dari LPDS. Diskusi diikuti 171 peserta dari berbagai Media , termasuk RRI dari seluruh Indonesia.
“Para jurnalis di tanah air kini umum menggunakan AI sebagai pendamping kerja harian, terutama dalam mempercepat proses penerjemahan bahasa asing, membuat ringkasan dokumen panjang, menyusun kerangka tulisan, serta melakukan penulisan ulang sehingga dapat memperkuat kualitas dan efektivitas kerja redaksi. Kolaborasi ini memungkinkan jurnalis fokus pada tugas inti seperti verifikasi fakta dan penulisan mendalam, sementara tugas-tugas repetitive ditangani oleh teknologi.”ujar Agus.
Menutup Pemaparannya, Agus Sudibyo menyampaikan, dengan perkembangan ini, AI dipandang bukan sebagai ancaman pengganti jurnalis, tetapi sebagai pendamping yang memperluas kapasitas kerja newsroom untuk menghadapi tantangan industri media di era digital. Wartawan dan editor kini menjalani pelatihan khusus guna mengoptimalkan kolaborasi manusia-mesin demi menghadirkan informasi berkualitas untuk publik.