Indonesia Produsen Nanas Terbesar Dunia, Profesor IPB Ungkap Manfaatnya

  • 27 Feb 2026 20:52 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Indonesia kini tercatat sebagai produsen nanas terbesar di dunia dengan volume produksi lebih dari 3,2 juta ton per tahun. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai pemimpin global, jauh mengungguli negara-negara lain penghasil buah tropis ini.

Produksi nanas global memang didominasi negara-negara di kawasan Asia, Amerika Latin, dan Afrika yang memiliki iklim tropis ideal. Namun, capaian Indonesia menunjukkan potensi besar sektor hortikultura nasional, sekaligus membuka peluang peningkatan konsumsi dalam negeri berbasis pangan bergizi.

Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Prof Ahmad Sulaeman, menjelaskan bahwa nanas bukan sekadar buah tropis yang menyegarkan.

“Nanas ini sudah diakui banyak manfaatnya bagi kesehatan kita. Di antaranya kandungan seratnya yang bagus untuk pencernaan,” ujarnya, Jumat, 27 Februari 2026.

Buah dengan nama latin Ananas comosus ini dikenal berwarna kuning cerah dengan rasa manis segar berpadu sedikit asam. Di balik cita rasanya, nanas menyimpan beragam zat gizi penting. Nanas mengandung karbohidrat, vitamin larut air terutama vitamin C, serta vitamin B seperti B1, B2, B3, dan B6.

“Vitamin C-nya sangat tinggi, cukup signifikan untuk kebutuhan vitamin kita,” kata Prof Ahmad.

Selain itu, nanas juga mengandung mineral seperti kalium, magnesium, dan potasium yang berperan dalam metabolisme dan kesehatan tulang. Keistimewaan lain dari nanas terletak pada kandungan enzim bromelin.

Enzim ini dikenal memiliki sifat antiinflamasi yang bermanfaat untuk kesehatan tulang dan membantu mengatasi keluhan sendi. Kandungan bromelin dalam nanas dapat membantu meredakan peradangan, mempercepat pemulihan setelah cedera, serta mengurangi nyeri otot setelah berolahraga.

“Orang-orang yang sakit sendi, asam urat, itu ternyata bagus dengan mengonsumsi nanas karena ada kandungan bromelinnya. Kemudian juga antidiabetes. Nanas juga mengandung antioksidan yang sangat baik,” ujarnya.

Selain bromelin, terdapat pula berbagai fitokimia seperti alkaloid dan senyawa fenolik yang meski jumlahnya kecil, tetap memberikan manfaat besar bagi kesehatan.

Tak hanya dapat dikonsumsi langsung, nanas juga bisa diolah menjadi jus, campuran salad buah, bahan masakan, hingga selai. Dengan produksi melimpah dan kandungan gizi yang lengkap, nanas berpotensi menjadi salah satu buah unggulan dalam mendukung gaya hidup sehat masyarakat Indonesia.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita