Waspada TBC, Deteksi Dini Cegah Penularan sejak Awal
- 01 Mar 2026 23:27 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Deteksi dini tuberkulosis (TBC) menjadi langkah krusial untuk memutus rantai penularan dan melindungi kelompok rentan, terutama anak-anak. Penyakit yang kerap dianggap hanya menyerang orang dewasa ini ternyata dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia.
Dalam Dialog Asta Cita Indonesia Sehat edisi Jumat, 27 Februari 2026, Ketua Bidang 4 PKK Kota Bogor, drg. Firy Firman, menyampaikan TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis dan menular melalui udara. Penularan umumnya terjadi saat penderita batuk atau bersin tanpa menutup mulut.
“Kalau batuk tidak sembuh-sembuh lebih dari dua minggu, meski sudah minum obat, itu harus diwaspadai dan segera diperiksakan,” ujar Firy.
Gejala TBC pada orang dewasa umumnya berupa batuk berkepanjangan, baik berdahak maupun tidak, disertai penurunan berat badan, nafsu makan menurun, demam hilang timbul, serta keringat malam hari tanpa aktivitas fisik. Kondisi ini kerap disalahartikan sebagai flu biasa sehingga pemeriksaan terlambat dilakukan.
Sementara pada anak-anak, TBC tidak selalu ditandai dengan batuk. Ketua Pokja 4 PKK Kota Bogor, Nyimas Dwi Nofiska, menegaskan anak dapat mengalami demam berulang yang tidak kunjung sembuh, berat badan tidak naik, tampak lesu, dan daya tahan tubuh menurun, terutama bila memiliki kontak erat dengan penderita TBC dewasa.
“Pada anak, TBC bisa saja tidak disertai batuk. Kadang hanya demam hilang timbul dan berat badan turun, sehingga perlu pemeriksaan lebih lanjut,” kata Nyimas.
Pemeriksaan TBC dilakukan melalui tes dahak menggunakan tes cepat molekuler atau pemeriksaan mikroskopis yang tersedia di puskesmas. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan lebih dari satu kali untuk memastikan hasil yang akurat dan menentukan tindak lanjut pengobatan.
Masyarakat diimbau tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami gejala TBC. Deteksi dini memungkinkan pengobatan dilakukan lebih cepat, menekan risiko penularan, serta meningkatkan peluang sembuh secara optimal.