World Sleep Day Diperingati 13 Maret, Pentingnya Deep Sleep untuk Tubuh
- 12 Mar 2026 13:48 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - World Sleep Day diperingati setiap tahun pada Jumat sebelum vernal equinox atau titik balik musim semi di belahan bumi utara. Pada 2026, peringatan ini jatuh pada Jumat, 13 Maret dan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kualitas tidur bagi kesehatan.
World Sleep Day merupakan kampanye global yang digagas oleh World Sleep Society untuk menyoroti berbagai persoalan terkait tidur. Melalui peringatan ini, masyarakat diajak memahami pentingnya tidur yang cukup dan berkualitas bagi kesehatan fisik maupun mental.
Dilansir dari nationaltoday.com, kurang tidur dapat berdampak pada berbagai aspek kesehatan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi konsentrasi, suasana hati, hingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan tertentu.
Peringatan ini juga menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat tentang kebiasaan tidur yang sehat. Kampanye World Sleep Day dilakukan di berbagai negara melalui kegiatan edukasi dan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga pola tidur.
Selain durasi tidur, kualitas tidur juga menjadi hal yang penting diperhatikan. Salah satu fase penting dalam siklus tidur adalah deep sleep atau tidur nyenyak yang berperan dalam proses pemulihan tubuh.
Dikutip dari halodoc.com, deep sleep merupakan tahap tidur terdalam yang membantu tubuh memperbaiki jaringan, memperkuat sistem imun, serta mendukung fungsi otak. Pada fase ini, tubuh berada dalam kondisi istirahat paling optimal.
Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, beberapa kebiasaan dapat dilakukan seperti menjaga jadwal tidur yang teratur dan menciptakan lingkungan tidur yang nyaman. Kebiasaan tersebut dapat membantu tubuh memasuki fase tidur nyenyak dengan lebih baik.
Melalui World Sleep Day, masyarakat diingatkan bahwa tidur bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi bagian penting dari gaya hidup sehat. Kesadaran untuk menjaga kualitas tidur diharapkan dapat membantu meningkatkan kesehatan secara menyeluruh.