Stimulasi Mental Penting bagi Kesehatan Kucing
- 30 Des 2025 17:05 WIB
- Bone
KBRN, Bone: Menjaga kesehatan kucing peliharaan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental dalam jangka panjang. Kurangnya stimulasi mental dapat membuat kucing mudah stres, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap kondisi fisik dan perilakunya.
Owner Bone Pet Care, drh. Agusriady, menjelaskan bahwa kucing yang mengalami kebosanan cenderung menunjukkan gejala stres yang dapat berkembang menjadi gangguan kesehatan. Oleh karena itu, lingkungan yang mendukung aktivitas dan eksplorasi kucing sangat diperlukan.
“Kucing yang bosan berisiko mengalami stres, dan stres ini bisa bermanifestasi menjadi penyakit fisik. Karena itu, pemilik perlu memperhatikan stimulasi mental dan lingkungannya,” ujar drh. Agusriady kepada rri.co.id Selasa (30/12/2025).
Ia menyarankan pemilik kucing untuk menyediakan tempat mencakar atau scratching post sebagai sarana menyalurkan naluri alami sekaligus membantu kucing meregangkan otot. Selain itu, kebiasaan mencakar juga dapat mencegah kucing merusak perabot rumah tangga.
Selain fasilitas fisik, waktu bermain interaktif juga dinilai sangat penting. “Luangkan minimal 15 menit setiap hari untuk bermain bersama kucing, seperti menggunakan mainan pancingan atau bola. Aktivitas ini membantu menjaga kesehatan mental, mempererat ikatan, dan mendukung kualitas hidup kucing dalam jangka panjang,” tutupnya nya.