Museum Lapawawoi Dorong Minat Generasi Muda Berkunjung

  • 15 Okt 2025 16:12 WIB
  •  Bone

KBRN, Bone: Museum Lapawawoi di Kabupaten Bone terus berbenah untuk menarik minat masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih mengenal sejarah dan warisan budaya daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai inovasi dan kolaborasi lintas lembaga, termasuk penguatan konten media sosial dan penyediaan fasilitas pendukung bagi pengunjung.

Kepala UPT Museum Lapawawoi, Andi Adhe Irmayani, SE, mengungkapkan bahwa pihaknya kini aktif memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan koleksi dan kegiatan museum. “Kita juga mengikuti tren media sosial agar generasi muda merasa dekat dengan museum. Konten-konten kreatif, update kegiatan, dan edukasi sejarah rutin kita tampilkan,” ujarnya saat menjadi narasumber Dialog Interaktif RRI Bone, Rabu (15/10/2025).

Ia menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap museum semakin meningkat setiap tahun. “Tahun lalu jumlah pengunjung mencapai puluhan ribu orang, dan hingga bulan ini sudah sekitar delapan ribuan. Mereka datang dari berbagai kalangan, termasuk wisatawan mancanegara, pelajar, dan masyarakat umum,” terang Adhe.

Selain penguatan digital, Museum Lapawawoi juga melakukan pembenahan fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Di antaranya menganggarkan pemasangan CCTV dan penambahan pendingin ruangan (AC) sebagai bagian dari proses standarisasi dari Kementerian Kebudayaan. “Kami ingin museum menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar sejarah,” imbuhnya.

Dalam menjaga eksistensi dan keberlanjutan museum sebagai jendela peradaban, Adhe menegaskan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak. “Kami selalu menjalin kerja sama dengan dinas, komunitas, maupun sanggar-sanggar seni. Melalui kegiatan bersama seperti pameran benda pusaka dan edukasi kebencanaan, museum menjadi ruang pembelajaran yang hidup,” tutupnya.

Rekomendasi Berita