Rindu Alam, Bukti Kemandirian Wisata Warga Bone
- 01 Nov 2025 18:23 WIB
- Bone
KBRN, Bone: Semangat kemandirian masyarakat dalam mengembangkan sektor pariwisata tampak di Kelurahan Apala, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone. Di wilayah ini, masyarakat secara swadaya menghadirkan objek wisata air bernama Permandian Rindu Alam, yang kini menjadi salah satu destinasi favorit warga Bone dan sekitarnya.
Permandian Rindu Alam memiliki empat kolam renang, tiga di antaranya diperuntukkan bagi anak-anak lengkap dengan ember tumpah, luncuran, serta berbagai permainan air. Fasilitasnya cukup lengkap dengan lapak-lapak makanan ringan, area parkir luas, serta hiburan karaoke yang bisa dinikmati pengunjung untuk bersantai bersama keluarga.
Owner Permandian Rindu Alam, Deddy Adam Patanjengi, mengungkapkan bahwa tempat wisata ini lahir dari inisiatif almarhum ayahnya untuk mengisi masa purnabakti. “Awalnya kami hanya ingin memanfaatkan lahan dan sumber air yang ada. Sekaligus ada kegiatan untuk ayah saya setelah pensiun, ternyata keluarga dan warga banyak yang ikut membantu hingga akhirnya bisa jadi tempat wisata seperti sekarang,” ujarnya Sabtu (1/11/2025) pada rri.co.id.
Ia menambahkan, pengelolaan air di permandian ini menggunakan mesin bor yang dibuat secara mandiri. “Kami tidak menyangka antusias masyarakat begitu besar. Tiket masuknya sangat terjangkau hanya Rp7.000, makanya setiap sore selalu ramai, apalagi saat akhir pekan. Kami senang karena ini juga membuka peluang usaha bagi warga sekitar yang berjualan dan jadi tukang parkir,” jelas Deddi.
Lebih dari sekadar tempat rekreasi, kehadiran Rindu Alam memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan ekonomi warga.
Inisiatif warga Apala ini menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat dapat berperan aktif membangun sektor pariwisata tanpa bergantung sepenuhnya pada pemerintah. Dengan semangat gotong royong dan kreativitas, objek wisata seperti Rindu Alam diharapkan mampu mendorong tumbuhnya destinasi baru yang berkelanjutan di Kabupaten Bone.