Tenaga Kesehatan Soroti Minimnya Pengamanan di Distrik Terpencil Boven Digoel
- 11 Mar 2026 09:20 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel – Tenaga kesehatan dari Puskesmas Yaniruma menyampaikan kekhawatiran terkait kondisi keamanan di wilayah tugas mereka. Hal ini disampaikan oleh Lukas Amukai dalam pertemuan bersama pemerintah provinsi.
Pertemuan tersebut membahas dampak gangguan keamanan, terhadap pelayanan kesehatan di sejumlah distrik terpencil. Para tenaga kesehatan berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap keselamatan petugas di lapangan.
Menurut Lukas, saat ini terdapat puluhan tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah Yaniruma dan sekitarnya. Namun keberadaan aparat jarang berada di Yaniruma.
Ia mencontohkan kondisi di beberapa distrik seperti Kombay, Firiwage, dan Manggelum yang membutuhkan pengamanan lebih baik. Wilayah tersebut juga memiliki akses transportasi yang terbatas.
“Kalau kami tidak di sana dan gangguan keamanan masuk, kami tetap menjadi korban karena tidak ada keamanan di tempat tugas,” kata Lukas Amukai, Minggu 8 Maret 2026.
Ia menjelaskan, tenaga kesehatan sering menghadapi risiko ketika harus berpindah tempat atau melakukan pelayanan di kampung-kampung. Kondisi ini semakin sulit jika tidak ada kendaraan atau pengawalan dari aparat.
Karena itu, ia meminta adanya pos keamanan tetap di setiap distrik. Pos tersebut diharapkan melibatkan aparat TNI dan Polri agar situasi tetap terkendali.
Dengan adanya jaminan keamanan, tenaga kesehatan dapat bekerja dengan lebih tenang. Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa gangguan situasi keamanan.