Mengenal Chinamaxxing, Tren Gaya Hidup ala Rakyat Tiongkok

  • 10 Mar 2026 19:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Baru-baru ini, ada istilah yang menjadi tren di kalangan Gen-Z, yaitu 'Chinamaxxing'. Tren tersebut viral khususnya pada Januari dan banyak menyedot perhatian pengguna TikTok di Barat.

Meskipun menarik, tren ini juga memicu perdebatan tentang apresiasi budaya. Dan lonjakan rasa ingin tahu tersebut dapat membentuk persepsi jangka panjang ataukah hanya mereduksi tradisi yang kompleks.

Akademisi University of Hong Kong, Zhang Xinzhie mencatat peningkatan pesat budaya melalui kekuatan lunak (soft power). Menurutnya, perkembangan tersebut terlihat dari semakin luasnya penyebaran produk budaya.

"Faktor-faktor ini telah menggabungkan topik-topik terkait China ke dalam wacana digital arus utama. Berpotensi memicu rasa ingin tahu yang terpendam dan beresonansi dengan audiens," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Selasa, 10 Maret 2026.

Menurutnya, tren ini menunjukkan pandangan terkait kehidupan sehari-hari yang lebih akar rumput dan beresolusi tinggi. Ia menilai yang membuat tren ini berbeda adalah fokusnya pada gaya hidup orang biasa dan momen-momen kecil.

  • Apa Itu Chinamaxxing?

Chinamaxxing adalah tren media sosial 'menjadi China' yang dipopulerkan oleh Gen-Z. Tren ini biasanya dikaitkan dengan budaya China diterapkan, terutama oleh orang-orang yang bukan keturunan China di Barat.

Kebiasaan yang dimaksud misalnya menyeruput air hangat, mengenakan sandal rumah, atau mengonsumsi obat tradisional China. Adapun membeli produk buatan China, hingga berlatih tai chi.

Tren ini bermula oleh akun X @girl__virus pada April 2025. Dengan sebuah pernyataan unggahan, "kau bertemu denganku di saat yang sangat China dalam hidupku".

Pernyataan ini merupakan parodi dari sebuah fenomena di internet. Yaitu "Kau bertemu denganku di saat yang sangat aneh dalam hidupku" dalam film Fight Club.

Tren tersebut juga dipopulerkan kreator konten TikTok China-Amerika, Sherry Zhu. Konten ini berisikan bagaimana menjadi "Chinese-baddie" beberapa bulan lalu.

Menurut kosultan kamus Oxford, Lisa Lim, istilah '-maxxing' dengan dobel huruf x diperkirakan meniru kata 'doxxing'. Namun penggunaan huruf itu untuk estetika slang internet.

Slang ini menggambarkan praktik mengoptimalkan aspek spesifik kehidupan seseorang. Dan seringkali hingga tingkat ekstrem.

Istilah slang Chinamaxxing sendiri menurutnya merupakan bentuk produktivitas linguistik. Produktivitas linguistik adalah kemampuan proses tata bahasa menghasilkan bentuk-bentuk baru dalam jumlah tak terbatas.

Rekomendasi Berita