Makanan dan Minuman Pantangan Asam Lambung
- 09 Mar 2026 15:09 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Asam lambung yang naik sering kali menimbulkan berbagai keluhan, seperti rasa perih di dada, mual, hingga sensasi terbakar di tenggorokan. Salah satu cara penting untuk mengendalikan kondisi ini adalah dengan memperhatikan jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi.
Beberapa jenis makanan dan minuman diketahui dapat memicu peningkatan asam lambung sehingga sebaiknya dihindari. Dikutip dari alaodokter ada beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya hindari atau batasi untuk mencegah asam lambung naik, yaitu:
1. Makanan pedas
Makanan pedas dapat menyebabkan iritasi dan nyeri ulu hati. Ini didukung oleh beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa makanan pedas mengandung capsaicin yang dapat memicu gejala asam lambung naik dan iritasi pada lambung. Oleh karena itu, bagi Anda yang sering mengalami asam lambung naik atau gejala maag, sebaiknya hindari segala macam makanan pedas.
2. Makanan berlemak
Selain makanan pedas, makanan berlemak juga bisa menjadi pemicu naiknya asam lambung. Untuk mencegahnya, batasi atau kurangi asupan makanan yang mengandung banyak lemak seperti gorengan, keju, jeroan, daging olahan, serta daging merah berlemak tinggi, misalnya sirloin dan iga.
3. Buah dan sayuran tertentu
Buah dan sayuran merupakan bagian penting dari pola makan sehat. Namun, ada beberapa jenis buah dan sayur yang justru menjadi pantangan bagi penderita asam lambung sehingga perlu dibatasi konsumsinya, seperti: Nanas, Buah jeruk termasuk jeruk bali dan lemon, Limau, Tomat termasuk makanan berbahan dasar tomat, Bawang putih dan bawang bombay
Selain itu, untuk mencegah perut kembung dan tidak nyaman karena asam lambung naik, Anda juga perlu mengurangi asupan makanan yang dapat menghasilkan gas, seperti kol, ubi, kembang kol, kacang-kacangan, dan seledri.
4. Cokelat
Cokelat diketahui baik untuk kesehatan. Namun, konsumsi makanan tersebut secara berlebihan bisa menyebabkan gejala penyakit asam lambung kambuh kembali, bahkan memperburuk gejala yang muncul.
Hal ini karena efek cokelat yang dapat melemaskan otot di katup kerongkongan, dapat memicu makanan dan isi lambung naik kembali sehingga bisa membuat penderita asam lambung merasakan sensasi perih atau panas di dada serta leher.
5. Minuman beralkohol
Minuman beralkohol juga merupakan pantangan yang harus dijauhi oleh penderita asam lambung. Pasalnya, minuman ini bisa menyebabkan iritasi lambung dan melemahkan otot-otot di kerongkongan. Hal tersebut bisa membuat gejala asam lambung kambuh atau menjadi semakin parah.
Oleh karena itu, untuk mencegah gejala asam lambung naik, sebaiknya hindari konsumsi minuman beralkohol, seperti wine, anggur, bir, atau cocktail.
6. Minuman berkafein dan bersoda
Sebagian orang bisa merasakan gejala asam lambung naik setelah mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi, teh, atau minuman berenergi. Hal ini karena minuman berkafein dan bersoda dapat merangsang produksi asam lambung berlebih, terutama jika jumlah yang diminum terlalu banyak. (AKW/YPA)