Program Genting, Banyak OPD SBT Belum Ambil Bagian
- 01 Feb 2026 12:21 WIB
- Bula
RRI.CO.ID, Bula-Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Maluku, kini mulai dilaksanakan. Kendati sudah disosialisasikan sejak tahun 2025 lalu, namun banyak OPD di daerah ini yang belum terlibat ambil bagian.
Sedikitnya tercatat empat OPD yang baru ambil bagian. Antara lain RSUD Bula, Dinas Kesehatan, Bagian Pengelolaan Keuangan & Aset Daerah serta Inspektorat Daerah. Empat OPD ini berhasil menangani tujuh orang anak.
"Empat diantaranya diasuh oleh RSUD Bula, sedang tiga anak lainnya diasuh masing-masing oleh dinas kesehatan, badan pengelolaan keuangan & aset daerah serta inspektorat daerah," ujar Plt Kepala Dinas P2KB, Wardah Rumadan kepada wartawan di Bula, Jum'at 30 Januari 2026.
Dijelaskan, pelaksanaan program tersebut saat ini masih fokus pada upaya pemenuhan nutrisi anak. Sedang non nutrisi seperti pemenuhan fasilitas tempat tinggal dan sanitasi baru dilaksanakan kemudian.
OPD yang sudah jalan saat ini, mekanisme pembiayaannya berdasarkan sumbangan sukarela. Dimana pegawai pada OPD terkait, sukarela menyisihkan sebanyak Rp 25.000 dari gajinya tiap bulan.
Dana yang terkumpul, selanjutnya digunakan untuk kebutuhan nutrisi anak asuh yang sebelumnya sudah dipilih.
Rumadan menjelaskan, untuk pemenuhan nutrisi pada anak itu sendiri, pihaknya melibatkan petugas dari Puskesmas. Mereka menyiapkan makanan yang ditakar memenuhi kebutuhan gizi anak..
Kemudian makanan tersebut diantarkan ke rumah dan menunggu hingga anak selesai makan. Kegiatan ini berlanjut setiap hari hingga anak tersebut dipastikan sudah benar-benar terlepas dari resiko stunting alias kembali tumbuh normal.
Program Genting merupakan inovasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang bertujuan memberikan dukungan langsung kepada keluarga kategori miskin berisiko stunting.
Berdasarkan data yang dimiliki Dinas P2KB, sebanyak 224 keluarga di kabupaten bertajuk Ita Wotu Nusa ini yang masuk dalam kategori keluarga berisiko stunting. Jumlah ini telah menjadi target yang bakal disasar secara bertahap dalam program Genting.