Tips Jitu Menjaga Kesehatan Lovebird di Musim Hujan
- 22 Feb 2026 12:43 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Musim hujan sering kali menjadi tantangan besar bagi para pencinta Lovebird. Perubahan suhu yang drastis dan kelembapan udara yang tinggi dapat membuat burung mungil ini rentan terkena penyakit seperti flu, sesak napas, hingga serangan jamur.
Dilansir dari pamankicau.com Sabtu, 14 Juni 2025 Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan agar Lovebird tetap sehat dan gacor:
1. Jaga Kebersihan Kandang Setiap Hari
Musim hujan membuat udara menjadi lebih lembap. Kelembaban yang tinggi bisa memicu jamur dan bakteri cepat berkembang di dalam kandang. Oleh karena itu, pastikan:
- Bersihkan kotoran di alas kandang setiap hari.
- Ganti alas koran atau serbuk kayu secara rutin agar tidak basah atau lembap.
- Keringkan bagian-bagian kandang yang terkena air hujan atau embun pagi.
Kalau kandang dibiarkan kotor dan basah, burung bisa mudah terkena infeksi pernapasan atau penyakit kulit seperti bubul dan jamur.
2. Hindari Angin Langsung dan Cipratan Hujan
Walau lovebird bisa tahan dingin dalam batas wajar, angin dingin yang terus-menerus terutama saat malam hari bisa bikin burung menggigil dan jatuh sakit. Pastikan kandang:
-Tidak berada di jalur angin langsung.
-Tidak terkena cipratan air hujan dari jendela atau ventilasi.
- Ditutup sebagian menggunakan plastik transparan atau kain tebal (terutama malam hari).
Kain penutup kandang juga bisa membantu menjaga suhu tubuh burung tetap stabil saat udara dingin.
3. Perhatikan Pola Jemur di Pagi Hari
Menjemur lovebird tetap penting meski di musim hujan. Sinar matahari pagi membantu mengeringkan bulu, membunuh kuman, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Tapi karena cuaca sering mendung, kamu perlu:
- Menjemur hanya saat matahari benar-benar muncul (jam 07.00 – 08.00).
- Jangan menjemur terlalu lama, cukup 20–30 menit.
- Hindari angin kencang saat menjemur.
Kalau tidak ada matahari, kamu bisa menempatkan burung di ruangan terang dan kering agar tetap hangat.
4. Berikan Pakan Bernutrisi dan Tambahan Vitamin
Asupan makanan yang tepat sangat penting untuk menjaga imun tubuh lovebird. Di musim hujan, kebutuhan nutrisi lebih tinggi. Pastikan burung mendapat:
- Milet putih dan merah sebagai pakan utama.
- Jagung muda, sawi, kangkung, atau daun mengkudu untuk sayuran tambahan.
- Biji-bijian campur (mix seed) untuk variasi gizi.
Tambahkan multivitamin atau suplemen burung yang mengandung vitamin C dan E untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Pakan yang bagus akan membantu burung tetap aktif, rajin bunyi, dan tidak mudah sakit.
5. Hindari Gejala Awal Penyakit
Burung lovebird biasanya menunjukkan tanda-tanda sakit sejak awal. Musim hujan adalah waktu di mana risiko penyakit meningkat. Waspadai tanda-tanda seperti:
- Burung mengembung terus.
- Nafsu makan menurun.
- Kotoran encer atau tidak normal.
- Ngeper (bulu mengembang dan malas gerak).
- Hidung basah atau keluar lendir.
Kalau kamu melihat salah satu tanda di atas, segera isolasi lovebird dari burung lain dan berikan penanganan cepat. Bisa berupa pemberian obat tetes, vitamin, atau konsultasi ke dokter hewan jika gejala memburuk.
6. Kurangi Frekuensi Memandikan
Biasanya lovebird dimandikan 2–3 kali seminggu agar bulu tetap bersih. Tapi di musim hujan, kamu sebaiknya mengurangi frekuensi mandi agar burung tidak kedinginan. Memandikan cukup:
- 1 kali seminggu saat cuaca cerah.
- Gunakan air hangat kuku, bukan air dingin.
- Keringkan dengan baik setelah mandi, jangan biarkan basah terlalu lama.
Kalau burung terlihat sehat dan aktif, tidak perlu dimandikan terlalu sering.
7. Gunakan Lampu Penghangat Jika Perlu
Untuk kamu yang tinggal di daerah dataran tinggi atau dingin, penggunaan lampu penghangat (lampu bohlam kuning atau lampu UV) bisa membantu menjaga suhu kandang tetap hangat. Ini penting terutama di malam hari.
- Gunakan watt kecil (5–10 watt) agar tidak terlalu panas.
- Pastikan tidak terlalu dekat dengan burung agar tidak overheat.
- Nyalakan hanya malam hari dan matikan saat pagi.
8. Tempatkan Kandang di Lokasi Aman dan Kering
Simpan kandang di tempat yang tidak terkena rembesan air, bocor atap, atau lantai yang basah. Lokasi ideal:
- Dekat jendela tapi tidak kena angin/hujan langsung.
- Bisa di teras yang beratap atau ruangan tertutup dengan ventilasi baik.
- Alas kandang diberi ganjalan agar tidak langsung menempel lantai dingin.