Parade Enam Planet akan Hiasi Langit Maret
- 01 Mar 2026 09:00 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Fenomena langka yang sering disebut sebagai "parade planet" akan menghiasi langit malam di bulan Maret ini dengan kehadiran enam planet sekaligus secara bersamaan. Keenam planet yang terlibat dalam keselarasan kosmik ini adalah Merkurius, Venus, Jupiter, Saturnus, Neptunus, dan juga Uranus.
Dilansir dari Nationalgeographic.com, secara visual planet-planet tersebut tidak akan membentuk garis lurus sempurna, melainkan busur longgar yang membentang di cakrawala. Keselarasan ini terjadi karena planet-planet mengorbit matahari pada bidang yang hampir sama, yang secara astronomis dikenal sebagai ekliptika.
Beberapa planet seperti Venus dan Jupiter akan bersinar sangat terang sehingga dapat dengan mudah dikenali oleh mata telanjang. Namun, planet yang lebih redup seperti Neptunus dan Uranus tetap memerlukan bantuan teropong atau teleskop untuk dapat terlihat.
Pengamat di Bumi dapat menyaksikan fenomena ini dalam jendela waktu singkat tepat setelah matahari terbenam di arah barat. Planet Merkurius, Venus, Saturnus, dan Neptunus akan berada sangat dekat dengan garis horison sebelum akhirnya ikut terbenam.
Para astronom menegaskan bahwa meskipun namanya terdengar dramatis, fenomena keselarasan planet ini sebenarnya tidaklah terlalu langka. Kejadian serupa sebelumnya pernah tercatat pada Januari 2025 dan diikuti oleh barisan empat planet pada Agustus di tahun yang sama.
Penting untuk dipahami bahwa parade planet ini tidak akan memicu bencana alam atau mengubah gravitasi Bumi secara signifikan. Pengaruh gravitasi gabungan dari planet-planet tersebut sangatlah kecil jika dibandingkan dengan tarikan gravitasi dari bulan dan matahari.
Meskipun tidak berbahaya, keselarasan planet secara historis sangat membantu misi eksplorasi luar angkasa bagi para ilmuwan NASA. Konfigurasi planet yang berkumpul di satu sisi memungkinkan pesawat ruang angkasa Voyager menggunakan gaya gravitasi untuk meluncur lebih cepat.
Kesempatan menyaksikan hampir setengah dari anggota tata surya dalam satu pandangan mata tetap menjadi momen yang sangat istimewa. Fenomena ini menawarkan pengalaman edukatif bagi masyarakat untuk lebih mengenal benda-benda langit yang mengelilingi matahari kita.