Tren Kue Lumer, Lezat Perlu Cermat
- 20 Feb 2026 14:34 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Kue lumer ramai diperbincangkan dan banyak dicari anak muda lewat media sosial. Teksturnya yang lembut dengan isian yang meleleh saat digigit menjadi daya tarik utama tren camilan ini.
Beberapa varian yang populer di antaranya lava cake, brownies lumer, hingga pancong lumer yang merupakan inovasi dari jajanan tradisional. Visual potongan kue dengan lelehan cokelat atau krim di bagian dalam kerap memicu rasa penasaran dan membuat banyak orang ingin mencoba.
Kue lumer umumnya dibuat dari bahan dasar seperti tepung, gula, telur, mentega, dan cokelat. Kombinasi bahan tersebut menghasilkan bagian luar yang matang, tetapi bagian dalam tetap lembut dan lumer.
Di balik kelezatannya, kandungan gula dan lemak pada kue lumer tetap perlu diperhatikan. Konsumsi berlebihan, apalagi jika dilakukan rutin, dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan.
Sebagian produsen juga menambahkan topping seperti cokelat tambahan, keju, atau krim untuk memperkaya rasa. Penambahan ini tentu membuat kandungan kalori menjadi lebih tinggi.
Meski demikian, tren kue lumer membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM, termasuk penjual rumahan dan kaki lima. Inovasi resep, seperti menghadirkan brownies lumer dalam kemasan praktis atau pancong lumer dengan berbagai rasa, membantu produk lebih cepat dikenal konsumen.
Untuk produk kemasan pabrik, konsumen bisa membaca label komposisi dan informasi nilai gizi. Sementara pada produk UMKM yang dijual tanpa label, pembeli dapat menanyakan bahan utama kepada penjual serta mengatur porsi konsumsi agar tidak berlebihan.
Kue lumer tetap bisa dinikmati sebagai camilan sesekali yang menyenangkan. Keseimbangan dan kesadaran dalam mengonsumsi menjadi kunci agar tren ini tetap aman dan nyaman dinikmati.