Menikmati Espresso Based dengan Distilled Milk
- 22 Feb 2026 23:00 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID - Beberapa waktu terakhir, penikmat menu espresso based di tanah air dihadapkan pada banyak pilihan susu. Salah satu yang sempat populer adalah pilihan susu nabati seperti susu almond, susu dari oat, hingga susu dari kacang mete.
Susu nabati ini diklaim aman bagi penderita lactose intolerant yang tetap ingin menikmati menu kopi tersebut. Namun kini tren kembali berubah seiring banyaknya coffee shop yang menawarkan menu espresso based menggunakan distilled milk.
Susu ini diklaim menawarkan rasa manis alami yang berasal langsung dari kandungan susu hewani. Mengutip dari Barista Magazine, distilled milk dibuat dengan cara membekukan susu sapi terlebih dahulu kemudian mencairkannya kembali.
Dalam prosesnya, hanya sekitar 500-600 ml susu saja yang diambil dari total 1 liter susu yang dicairkan. Teknik distilasi ini memungkinkan pemisahan antara lemak dan air sehingga menciptakan rasa manis yang lebih intens.
Berkurangnya kadar air membuat tekstur susu menjadi lebih creamy dan sangat cocok untuk menu seperti cappuccino, magic, hingga latte. Menurut European Coffee Trip, susu ini sering disebut sebagai competition milk karena sering digunakan para barista profesional dalam berkompetisi.
Konsep ini awalnya diperkenalkan oleh barista Kanada, Ben Put, pada kejuaraan barista dunia tahun 2017 silam. Saat itu teknik ini menjadi ajang pameran pemikiran tren industri kopi yang akhirnya membuat distilled milk semakin populer hingga saat ini.
Bahkan, saat ini sudah ada beberapa coffee shop lokal di Cirebon yang konsisten menyajikan menu dengan teknik susu tersebut. Meskipun teknik pembuatannya relatif mudah, harga menu ini cenderung lebih mahal karena perbandingan bahan baku yang digunakan lebih banyak.