Tidak Hanya Tiga, Simak Belasan Jenis Kulit Berdasarkan Baumann Skin Type

  • 04 Mar 2026 09:20 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Tahukah anda? kulit wajah tidak saja diklasifikasikan dengan jenis kering, berminyak, normal atau kombinasi. Justru saat ini jenis kulit dapat diklasifikasikan dengan sistem Baumann Skin Type yang dikembangkan oleh Dr. Leslie Baumann. Bagaimana klasifikasinya?

Dr.Leslie dalam laman lesliebaumannmd mengklasifikasikan kulit ke dalam 16 jenis berbeda berdasarkan empat parameter utama. Metode ini dianggap sebagai standar emas dalam dermatologi karena memberikan diagnosis yang jauh lebih akurat dibandingkan kategori tradisional yang hanya terbatas pada kulit normal, kering, atau berminyak.

Parameter pertama membagi kulit menjadi tipe Berminyak (O) atau Kering (D) berdasarkan jumlah produksi sebum dan kesehatan lapisan pelindung kulit. Bagi remaja usia 15 tahun yang aktif, mengetahui kadar minyak sangat penting untuk mencegah penyumbatan pori, sementara bagi usia 50 tahun, ini membantu menjaga hidrasi kulit yang mulai menurun.

Parameter kedua adalah Sensitif (S) atau Resisten (R) yang diukur dari kecenderungan kulit mengalami peradangan atau reaksi negatif terhadap produk. Kulit sensitif sering mengalami kemerahan dan jerawat, sedangkan kulit resisten memiliki lapisan pelindung kuat yang justru membutuhkan kandungan produk lebih tinggi agar efektif meresap.

Parameter ketiga membedakan antara kulit Berpigmen (P) atau Non-pigmented (N) berdasarkan risiko munculnya noda hitam atau warna kulit tidak merata. Masalah ini sering dipicu oleh paparan matahari (sun spots) atau bekas luka jerawat, sehingga pemilihan bahan pencerah yang tepat sangat bergantung pada kategori ini.

Parameter keempat adalah Kerutan (W) atau Kencang (T) yang sangat dipengaruhi oleh faktor usia, etnisitas, dan gaya hidup seperti paparan sinar UV. Fokus utama bagi pembaca dewasa adalah melindungi kolagen dan elastin agar elastisitas kulit tetap terjaga dan tanda penuaan dini dapat dicegah sedini mungkin.

Kombinasi dari keempat parameter tersebut akan menghasilkan kode spesifik, seperti ORPW untuk kulit berminyak-resisten-berpigmen-kerutan atau DSNT untuk kering-sensitif-nonpigmen-kencang. Dengan mengetahui kode unik ini, kamu tidak perlu lagi membuang waktu dan uang untuk mencoba produk skincare yang tidak sesuai dengan kebutuhan biologis kulitmu.

Sangat disarankan untuk melakukan tes ulang secara berkala karena jenis kulit dapat berubah seiring pertambahan usia, perubahan hormon, maupun kondisi iklim. Mulailah konsultasikan kondisi kulitmu dengan ahli agar kamu mendapatkan protokol perawatan yang dipersonalisasi sesuai dengan hasil kuesioner ilmiah ini.

Rekomendasi Berita