Peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia

  • 10 Mar 2026 06:47 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Setiap tanggal 20 Maret, dunia memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia atau dikenal dalam bahasa internasional sebagai World Oral Health Day (WOHD). Peringatan ini digagas untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya kebersihan gigi dan mulut sebagai bagian dari kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Peringatan WOHD pertama kali dicanangkan oleh FDI World Dental Federation, sebuah federasi dokter gigi terbesar di dunia yang berperan sebagai forum utama dalam diskusi dan kampanye kesehatan mulut global. Awalnya, peringatan ini ditetapkan pada tanggal 12 September 2007, bertepatan dengan hari lahir pendiri FDI, Dr. Charles Godon.

Namun sejak tahun 2013, FDI memindahkan tanggal resmi peringatan menjadi 20 Maret. Perubahan ini dilakukan agar tidak bentrok dengan agenda FDI World Dental Congress yang biasanya digelar pada bulan September, sekaligus memberi makna simbolik: angka “3/20” (tanggal 20 bulan 3) menggambarkan jumlah gigi yang ideal dalam berbagai fase kehidupan, seperti 20 gigi susu pada anak-anak dan 20 gigi permanen pada lansia yang sehat.

Perkembangan Kampanye dan Tema Tahunan

Melansir laman Ayo Sehat, sejak menjadi momentum global pada 20 Maret, WOHD selalu memiliki tema kampanye berbeda setiap tahunnya guna menyampaikan pesan edukatif yang kuat kepada masyarakat. Kampanye ini mendorong individu, keluarga, sekolah, dan komunitas untuk mengambil langkah nyata dalam menjaga kebersihan gigi, mencegah penyakit mulut, dan meningkatkan kualitas hidup.

Untuk periode 2024–2026, FDI meluncurkan kampanye tiga tahun bertajuk “A Happy Mouth Is…” yang bertujuan menyoroti hubungan antara kesehatan mulut dan kesejahteraan secara menyeluruh.

Fokus Tema 2024–2026:

2024: Mulut yang bahagia berarti tubuh yang sehat (A Happy Mouth Is… A Happy Body).

2025: Mulut yang bahagia berarti pikiran yang bahagia (A Happy Mouth Is… A Happy Mind).

2026: Tema kampanye diperluas menjadi “A Happy Mouth Is a Happy Life”, menekankan peran kesehatan mulut di setiap tahap kehidupan.

Selain memberikan informasi tentang pemeliharaan kebersihan gigi seperti menyikat gigi secara teratur dan pemeriksaan rutin ke dokter gigi, WOHD juga menjadi momentum edukasi tentang pencegahan penyakit mulut yang masih banyak dialami masyarakat di berbagai negara, seperti gigi berlubang, penyakit gusi, dan kanker mulut. Kampanye ini diikuti oleh asosiasi dokter gigi nasional di lebih dari 130 negara.

Peringatan ini semakin penting karena penyakit mulut merupakan salah satu kelompok penyakit tidak menular yang paling umum di seluruh dunia dan berdampak pada kenyamanan hidup serta kualitas kehidupan seseorang.

Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia setiap 20 Maret bukan sekadar tanggal biasa. Itu adalah panggilan global untuk terus mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mulut — yang berdampak jauh tidak hanya pada fungsi gigi, tetapi juga pada kesehatan tubuh, kesejahteraan mental, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Dengan semakin banyaknya kampanye dan tema tahunan yang menarik, diharapkan masyarakat dari berbagai lapisan dapat lebih memahami dan mengimplementasikan perilaku sehat untuk senyum yang lebih cerah dan hidup yang lebih bahagia.

Rekomendasi Berita