Daun Suji Pewarna Alami Olahan Makanan
- 11 Mar 2026 14:07 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Daun suji, Don Kayu Sugih (Bali) semakin populer digunakan sebagai pewarna alami dalam berbagai olahan makanan tradisional di Bali. Selain memberikan warna hijau alami yang menarik, daun ini juga dikenal aman dikonsumsi karena tidak mengandung bahan kimia tambahan.
Tanaman dengan nama ilmiah Dracaena angustifolia ini sejak lama dimanfaatkan masyarakat sebagai pewarna makanan, terutama untuk kue tradisional seperti klepon, dadar gulung, dan cendol. Warna hijau yang dihasilkan berasal dari kandungan klorofil dalam daun suji.
Belakangan ini, penggunaan pewarna alami kembali diminati seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Banyak pelaku usaha kuliner mulai mengganti pewarna sintetis dengan bahan alami seperti daun suji dan pandan.
Berbeda dengan pewarna buatan, daun suji tidak hanya memberikan warna, tetapi juga sedikit aroma khas yang membuat makanan terasa lebih alami. Untuk mendapatkan ekstraknya, daun suji biasanya dihaluskan dengan sedikit air lalu disaring hingga menghasilkan cairan berwarna hijau pekat.
Menurut sejumlah ahli pangan, penggunaan bahan alami dapat mengurangi risiko efek samping yang mungkin muncul dari pewarna buatan jika digunakan secara berlebihan. Selain itu, tanaman daun suji juga mudah ditanam di pekarangan rumah sehingga lebih ramah lingkungan dan ekonomis.
Dengan berbagai keunggulannya, daun suji diperkirakan akan terus menjadi pilihan utama sebagai pewarna alami dalam industri kuliner tradisional maupun modern.