Model Muda Ende Inspirasi Anak lewat Prestasi Modeling
- 22 Feb 2026 18:39 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Model muda asal Ende, Queenzha Alqie Elf Thalita Azzahra, membagikan pengalaman perjalanan kariernya di dunia modeling dalam program GenPres (Generasi Prestasi) Pro 2 RRI Ende, Senin 9 Februari 2026. Obrolan tersebut menghadirkan kisah prestasi sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk berani berkarya dan mengembangkan potensi diri.
Dalam perbincangan bersama penyiar, Queenzha yang juga peraih Indonesia Girls Junior Friendship 2018 mengungkapkan ketertarikannya pada dunia modeling sejak usia lima tahun. Ia mengaku awalnya didorong sang nenek yang memiliki ketertarikan pada dunia fashion dan kerap mengikutkannya dalam berbagai lomba.
Queenzha menjelaskan pengalaman mengikuti kompetisi modeling sejak kecil membantu membangun rasa percaya diri serta keberanian tampil di depan publik. Proses tersebut kemudian membawanya mewakili Jawa Timur pada ajang nasional Indonesia Girls Junior di Jakarta tahun 2018.
Menurut siswi kelas dua SMA tersebut, prestasi modeling bukan sekadar kemenangan, tetapi sarana mengembangkan diri dan memperluas relasi. Ia menilai kesempatan bertemu peserta dari berbagai daerah menjadi pengalaman berharga untuk bertukar ilmu, khususnya dalam bidang fashion dan catwalk.
Selain aktif sebagai model, Queenzha kini dipercaya menjadi catwalk coach bagi peserta ajang Ko’o Fai Nuwa Muri Ende 2025 menuju tingkat nasional. Peran tersebut dinilainya sebagai tanggung jawab besar untuk menanamkan kepercayaan diri serta keberanian mencoba kepada peserta yang dilatih.
Ia menekankan modeling tidak hanya berkaitan dengan penampilan di atas panggung, tetapi juga keterampilan lain seperti public speaking, wawasan, dan kemampuan berbahasa Inggris. Queenzha mengaku terus mempersiapkan diri melalui latihan serta pengembangan kemampuan personal untuk mendukung karier modelingnya.
Dalam menjalani aktivitas sebagai pelajar sekaligus model, Queenzha menerapkan manajemen waktu antara sekolah dan latihan. Ia menyebut kegiatan latihan biasanya dilakukan pada malam hari sehingga tidak mengganggu kewajiban akademik di sekolah.
Queenzha juga membagikan tantangan yang pernah dihadapi, termasuk kesulitan berjalan menggunakan high heels dan pengalaman terjatuh saat latihan. Namun, ia menilai tantangan tersebut menjadi proses pembelajaran yang justru memotivasi untuk terus berkembang.
Melalui program GenPres, Queenzha berharap kisahnya dapat menginspirasi anak muda Flores agar berani bermimpi dan mengejar prestasi sesuai minat masing-masing. Ia mengajak generasi muda memanfaatkan peluang yang ada serta tidak takut mencoba hal baru sebagai langkah menuju kesuksesan.