Sekolah dan Keluarga Besama Cegah Cyber Bullying

  • 03 Mar 2026 21:06 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Sekolah dan keluarga memiliki peran penting dalam mencegah perundungan siber di kalangan pelajar. Pengawasan penggunaan gawai menjadi langkah awal membangun literasi digital sejak dini.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Ende, Maria Yasinta Wonga Sare, ST, M.Sc, menyebut anak-anak saat ini lahir di era teknologi yang sudah mapan. “Kita tidak bisa lagi melarang mereka memegang gawai, tetapi harus mengawasi dan membimbing penggunaannya,” ujarnya dalam siaran Literasi Digital, Selasa, 3 Maret 2026.

Ia menjelaskan cyber bullying dapat berupa hinaan, ejekan, penyebaran fitnah, hingga penyebaran data pribadi tanpa izin. Dampaknya dapat memengaruhi kondisi psikologis anak dan perkembangan sosial mereka.

Kominfo Kabupaten Ende telah melakukan sosialisasi internet sehat di sekolah-sekolah, khususnya tingkat SMP. Edukasi tersebut bertujuan agar siswa memahami risiko dan etika dalam bermedia sosial.

Menurut Yasinta, pengawasan penggunaan teknologi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Orang tua dan guru perlu aktif mengontrol serta mendampingi aktivitas digital anak.

Ia juga menegaskan literasi digital sama pentingnya dengan budaya membaca. “Literasi digital sama seperti membaca buku, hanya saja medianya berbeda,” ujarnya.

Melalui sinergi keluarga, sekolah, dan pemerintah, kasus perundungan siber diharapkan dapat ditekan. Masyarakat diminta bersama-sama melindungi anak dari dampak negatif ruang digital.

Rekomendasi Berita