Pesona Pantai Rako, Surga Tersembunyi di Flores Timur
- 13 Jul 2024 05:02 WIB
- Ende
KBRN, Ende : Selain event Semana Santa yang menjadi icon destinasi wisata religi, Kabupaten Flores Timur juga memiliki banyak daya tarik wisata yang belum banyak diketahui. Salah satunya adalah Pantai Rako yang terletak di Desa Hewa, Kecamatan Wulanggitang.
Pantai berpasir putih halus dan luas serta berombak ini bersebelahan dengan Pantai Oa yang juga memiliki karakter pantai yang sama. Keduanya dijuluki sebagai surga tersembunyi yang masih terjaga keutuhannya.
Letaknya di bawah kaki Gunung Api Lewotobi dan berhadapan langsung dengan Laut Sawu ternyata menyimpan keindahan yang luar biasa dan sungguh menantang, terutama bagi wisatawan yang menyukai wisata adventure dan olahraga selancar.
Gulungan ombak yang deras dan tinggi serta memiliki dasar laut yang landai, membuat Pantai Rako sangat nyaman bagi peselancar pemula atau amatir. Bahkan pantai ini biasa menjadi tempat bagi anak-anak pelajar SD dan SMP belajar selancar, apalagi posisinya yang berada di selat di antara dua tanjung, menjadikan Rako dalam lindungan dua daratan di kiri dan kanan yakni Tanjung Manuk dan Tanjung Makasar.
Pantai Rako memiliki tinggi ombak 5-7 meter dan panjang dua kilometer. Keunikan ombak ini menjadikan Pantai Rako sebagai salah satu destinasi yang wajib dikunjungi oleh para peselancar. Bahkan ombak pantai Rako termasuk yang terbaik dan menjadi salah satu spot surfing di NTT.
Ada tiga jenis ombak di Pantai Rako, yaitu Kong Waves dengan tinggi ombak mencapai 6-8 meter; Speedis Waves dengan ketinggian 5-6 meter dan Many Track Waves yang memiliki ketinggian 3-4 meter yang biasa digunakan oleh peselancar pemula untuk mengasah skill mereka.
Untuk mencapai lokasi ini anda dapat menempuh dua jalur, yaitu dari arah Timur Larantuka sejauh 56 kilometer atau dari arah barat Maumere sejauh 90 kilometer dengan tujuan utama desa Boru, kecamatan Wulanggitang, kemudian mengambil jalur pantai selatan kurang lebih 30 menit. Wisatawan harus menjelajah sawah dan perkebunan sepanjang perjalanan dari desa Boru menuju Hewa, pemandangannya juga sangat menakjubkan.
Bagi wisatawan yang mencintai wisata pantai, Rako adalah tujuan yang tepat untuk dikunjungi, selain karena pesona gelombang laut untuk berselancar, tetapi juga hamparan pasir putih yang membentang luas dan tentu kesederhanaan dan keramah-tamahan masyarakat setempat yang siap menyambut setiap wisatawan yang datang.
Fasilitas yang tersedia di lokasi ini antara lain toilet umum dan tempat parkir kendaraan. Walaupun belum tersedia rumah makan/restaurant tetapi aneka jajanan kuliner lokal dengan sajian tradisional selalu siap di tempat. Wisatawan siap disugguhkan ikan bakar dan pangan lokal seperti ubi rebus/bakar, pisang rebus/bakar, jagung titi, kelapa muda, dan tuak putih manis dari sadapan pohon nira.