Antusiasme Warga Warnai Ritual Cuci Jalan di Sanggau

  • 02 Mar 2026 22:09 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Ritual Cuci Jalan dalam rangkaian Cap Go Meh 2026 di Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Ketua Panitia Cap Go Meh 2026, Hariyanto mengapresiasi tingginya antusiame warga Sanggau yang menyaksikan tradisi Budaya tersebut.

“Luar biasa sekali saya lihat masyarakat, jadi bukan hanya dari masyarakat Tionghoa, tetapi seluruh lapisan masyarakat hadir tumpah ke jalan menyaksikan acara ritual cuci jalan,” kata Heriyanto di Vihara Tri Dharma Sanggau, Senin 2 Maret 2026.

Ia mengungkapkan, tradisi Cuci Jalan merupakan ritual yang dilaksanakan menjelang hari puncak Cap Go Meh sebagai penanda berakhirnya rangkaian Tahun Baru Imlek. Prosesi ini telah menjadi agenda rutin sekaligus daya tarik budaya di Kabupaten Sanggau.

“Ritual cuci jalan adalah ritual yang dilakukan sebelum kita menutup acara Imlek ini, jadi sebelum hari H minus satu itu sudah kita melakukan cuci jalan,” ungkapnya.

Menurutnya, ritual tersebut memiliki filosofi pembersihan diri dan lingkungan dari hal-hal buruk, sesuai kepercayaan masyarakat Tionghoa. Nilai simbolik itu sekaligus memperkuat makna kebersamaan antarwarga dalam menjaga harmoni sosial.

“Filosofi pemikirannya, ini mungkin akan membuang sial berkaitan dengan bagaimana kepercayaan orang-orang Tionghoa ini,” ucapnya.

Selain prosesi Cuci Jalan, disebutkan, panitia juga menyiapkan rangkaian hiburan budaya pada hari puncak, mulai siang hingga malam. Untuk itu, ia mengajak warga Sanggau untuk meramaikan perayaan Cap Go Meh di Vihara Tri Dharma Sanggau tersebut.

“Saya menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Sanggau, termasuk yang ada di pelosok-pelosok, mari sama-sama datang ke Kota Sanggau untuk menyaksikan festival budaya Cap Go Meh ini,” tutur Hariyanto.

Rekomendasi Berita