Menyulap Daun Bayam Menjadi Olahan Renyah
- 18 Feb 2026 12:18 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Keripik bayam menjadi salah satu camilan favorit masyarakat karena rasanya gurih dan teksturnya renyah. Namun, tidak sedikit yang mengeluhkan hasil gorengan terlalu berminyak atau cepat melempem setelah disimpan.
Padahal, membuat keripik bayam yang kriuk dan tahan lama tidaklah sulit. Kuncinya terletak pada pemilihan bahan, racikan adonan tepung, serta teknik penggorengan yang tepat.
Pemilihan daun bayam menjadi langkah awal yang menentukan kualitas hasil akhir. Disarankan menggunakan bayam cabut atau bayam raja yang berdaun lebar, segar, dan tidak terlalu muda agar tidak mudah hancur saat digoreng.
Setelah dicuci bersih, daun bayam harus benar-benar dikeringkan. Daun yang masih mengandung air berisiko membuat minyak meletup saat proses penggorengan dan menyebabkan tekstur keripik cepat lembek.
Untuk menghasilkan tekstur renyah maksimal, perpaduan tepung beras dan tepung tapioka menjadi pilihan utama. Tepung beras memberikan efek garing dan kokoh, sedangkan tepung tapioka menciptakan sensasi renyah ringan saat digigit.
Komposisi yang dapat digunakan yakni 250 gram tepung beras dan 50 gram tepung tapioka, ditambah satu butir kuning telur serta santan encer secukupnya. Bumbu halus seperti bawang putih, kemiri sangrai, ketumbar, kencur, garam, dan penyedap rasa turut memperkaya cita rasa.
Proses penggorengan sebaiknya menggunakan metode deep fry dengan minyak yang cukup banyak hingga daun terendam sempurna. Minyak harus benar-benar panas sebelum bayam dimasukkan agar adonan langsung mengunci dan tidak menyerap minyak berlebih.
Setelah matang berwarna kuning keemasan, keripik ditiriskan hingga benar-benar dingin sebelum disimpan dalam wadah kedap udara. Dengan teknik yang tepat, keripik bayam dapat tetap renyah, tidak berminyak, dan tahan disimpan lebih lama.