Waspada Gaslighting dalam Hubungan

  • 18 Feb 2026 14:45 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak- Gaslighting adalah bentuk manipulasi emosional di mana seseorang membuat pasangannya meragukan pikiran, perasaan, atau bahkan ingatannya sendiri. Pelaku biasanya menyangkal fakta, memutarbalikkan kejadian, atau membuat korban merasa “terlalu sensitif” agar memiliki kendali dalam hubungan.

Awalnya sering terlihat sepele candaan yang meremehkan atau penolakan kecil tapi lama-kelamaan bisa membuat korban kehilangan kepercayaan diri dan sulit mempercayai realitasnya sendiri,demikian di kutip Indozone.Id.

Tanda-Tanda Gaslighting yang Perlu Diwaspadai

Beberapa red flag yang sering muncul:

  • Sering menyangkal kejadian yang jelas pernah terjadi.
  • Menyalahkan kamu terus-menerus, bahkan saat bukan kesalahanmu.
  • Meremehkan perasaan, misalnya bilang kamu “lebay” atau “baperan”.
  • Memutarbalikkan fakta hingga kamu merasa bingung.
  • Membuatmu ragu pada diri sendiri, keputusan, atau ingatan.
  • Mengisolasi kamu dari teman atau keluarga dengan alasan tertentu.

Kalau kamu sering merasa bingung setelah bertengkar, mempertanyakan kewarasan sendiri, atau merasa selalu salah itu bisa jadi sinyal bahaya.

Dampak Gaslighting pada Kesehatan Mental

Gaslighting bukan sekadar konflik biasa. Dampaknya bisa serius:

  • Menurunnya rasa percaya diri
  • Kecemasan dan stres berlebihan
  • Rasa bersalah yang tidak wajar
  • Ketergantungan emosional pada pasangan
  • Sulit mengambil keputusan sendiri

Semakin lama berlangsung, korban bisa kehilangan jati diri dan merasa tidak punya kendali atas hidupnya.

Cara Menghadapi Gaslighting

Kalau kamu mencurigai adanya gaslighting dalam hubungan, beberapa langkah ini bisa membantu:

  1. Percaya pada perasaanmu sendiri – rasa tidak nyaman adalah sinyal penting.
  2. Catat kejadian penting untuk menjaga perspektif yang objektif.
  3. Cari sudut pandang orang terpercaya seperti teman dekat atau keluarga.
  4. Tetapkan batasan yang jelas dan komunikasikan kebutuhanmu.
  5. Pertimbangkan bantuan profesional jika situasinya terasa berat atau membingungkan.
  6. Utamakan keselamatan diri – secara emosional maupun fisik.

Hubungan yang sehat seharusnya membuatmu merasa dihargai, didengar, dan aman. Jika kamu sering merasa dipermainkan secara emosional atau meragukan diri sendiri karena pasangan, penting untuk berhenti sejenak dan mengevaluasi hubungan tersebut.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita