Sinergi Polinef dan Pemda Wujudkan Kampus Kondusif
- 04 Feb 2026 12:27 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Fakfak terus memperkuat komunikasi dan koordinasi guna menjaga stabilitas lingkungan kampus dari potensi gangguan, termasuk praktik pemalangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas akademik berjalan aman dan kondusif.
Direktur Polinef, Muhammad Nur, mengatakan sinergi yang dibangun bersama Pemda merupakan bentuk komitmen bersama dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi mahasiswa dan tenaga pendidik. Menurutnya, stabilitas kampus menjadi faktor penting dalam peningkatan kualitas pendidikan vokasi di daerah.
Muhammad Nur menegaskan bahwa persoalan tanah hibah yang digunakan sebagai lahan kampus sepenuhnya menjadi kewenangan Pemda. Pihak kampus, kata dia, hanya berfokus pada penyelenggaraan pendidikan dan tidak terlibat dalam urusan administrasi lahan. “Adapun tanah yang dihibahkan Pemda untuk kampus, tentu permasalahannya kami tidak tahu-menahu, karena itu urusan Pemda yang menyiapkan lahan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap kali muncul persoalan pemalangan, pihak kampus tidak tinggal diam dan selalu hadir untuk berkoordinasi dengan Pemda Fakfak. Langkah tersebut diambil agar permasalahan tidak berlarut-larut dan tidak berdampak pada proses belajar mengajar.
Menurut Muhammad Nur, masih adanya pihak pemilik hak ulayat yang belum sepenuhnya menerima kondisi tersebut kerap memicu kesalahpahaman. Namun demikian, ia menilai semua persoalan dapat diselesaikan melalui dialog yang baik dan terbuka. “Namun jika ada kekeliruan, pastinya bisa dibicarakan secara baik-baik,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Polinef pernah berperan sebagai jembatan komunikasi dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk melalui rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRK Fakfak untuk mencari solusi bersama. Upaya tersebut dinilai efektif dalam meredam potensi konflik.
Saat ini, Muhammad Nur memastikan tidak ada lagi aktivitas pemalangan di lingkungan Polinef. Dengan kondisi yang semakin kondusif, proses belajar mengajar di satu-satunya politeknik negeri di Tanah Papua yang berlokasi di Kabupaten Fakfak, Papua Barat itu dapat kembali berjalan normal dan berkelanjutan.