ITB dan Pemda Fakfak Perkuat Kolaborasi Pendidikan
- 27 Feb 2026 13:06 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam bidang pendidikan, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), dan pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Ruang Rapim A, Gedung Rektorat ITB, belum lama ini.
Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara, menyatakan bahwa kesepakatan ini menjadi langkah konkret perguruan tinggi dalam mendorong percepatan pembangunan daerah, khususnya di Fakfak, Papua Barat. Menurutnya, kemitraan dengan pemerintah daerah merupakan bagian dari komitmen ITB untuk berkontribusi langsung terhadap kemajuan wilayah di Indonesia timur.
Dalam sambutannya, Tatacipta menekankan pentingnya melihat Papua secara utuh dan proporsional. “Kita kadang menganggap Papua itu hanya satu titik. Padahal, dari Sentani ke Merauke jaraknya seperti dari Jakarta ke Singapura. Papua itu heterogen, beragam, dan persoalannya juga berkelas dunia,” ujarnya melalui siaran pers, Kamis, 26 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar wilayah Papua merupakan kawasan hutan lindung dengan potensi sumber daya alam yang besar. Namun demikian, tantangan dalam pengelolaan dan peningkatan kualitas SDM masih menjadi pekerjaan rumah bersama yang membutuhkan kolaborasi multipihak, termasuk perguruan tinggi.
Menurut Tatacipta, ITB memiliki dua misi utama, yakni menjadi universitas kelas dunia dan tetap relevan bagi bangsa. Ia menegaskan, relevansi tersebut diwujudkan melalui kemitraan dengan pemerintah daerah, termasuk membuka peluang afirmasi pendidikan bagi putra-putri Fakfak melalui skema beasiswa dari pemerintah daerah dengan proses seleksi yang profesional dan transparan.
Kerja sama ini juga mencakup penguatan kapasitas guru, layanan kepakaran, hingga pengembangan riset dan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah. ITB akan mendukung perumusan solusi berbasis riset untuk menjawab tantangan pembangunan, termasuk di sektor infrastruktur dasar dan pengelolaan sumber daya alam.
Sementara itu, Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kemitraan tersebut. Ia berharap kolaborasi ini mampu menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat, termasuk persoalan ketersediaan air bersih dan pengembangan potensi pertambangan daerah, sehingga memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi pembangunan Fakfak.