Golongan Darah dan Kepribadian: Benarkah Ada Hubungannya?

  • 27 Feb 2026 14:43 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Pernahkah Anda merasa deskripsi kepribadian berdasarkan golongan darah tampak begitu sesuai dengan diri Anda? Teori ini telah lama berkembang di masyarakat dan kembali populer di media sosial. Namun, benarkah golongan darah dapat menentukan kepribadian seseorang, ataukah hal tersebut hanya kepercayaan yang terdengar meyakinkan?

Awal mulanya, Kepercayaan ini cukup populer di Jepang dan Korea. Teori ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang peneliti bernama Takeji Furukawa pada tahun 1920-an. Sejak saat itu, banyak orang Jepang menggunakan golongan darah sebagai cara “menebak” sifat seseorang, bahkan dalam urusan pekerjaan dan percintaan.

Berikut gambaran umum yang sering dikaitkan dengan masing-masing golongan darah:

Golongan Darah A

  • Perfeksionis
  • Teratur dan rapi
  • Sensitif
  • Bertanggung jawab

Golongan Darah B

  • Kreatif
  • Mandiri
  • Santai
  • Kadang dianggap keras kepala

Golongan Darah AB

  • Rasional
  • Misterius
  • Sulit ditebak
  • Kombinasi sifat A dan B

Golongan Darah O

  • Percaya diri
  • Jiwa pemimpin
  • Energik
  • Ambisius

Secara ilmiah, belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa golongan darah berpengaruh langsung terhadap kepribadian. Artinya, hubungan antara golongan darah dan kepribadian lebih cenderung ke arah mitos atau kepercayaan budaya, bukan fakta ilmiah yang terbukti.

Percaya atau tidak, teori golongan darah dan kepribadian bisa jadi hiburan yang menyenangkan. Tapi jangan sampai kita memberi label atau menilai seseorang hanya berdasarkan golongan darahnya.

Karena pada akhirnya, kepribadian dibentuk oleh pengalaman, nilai hidup, dan cara kita belajar dari kehidupan — bukan hanya dari huruf A, B, AB, atau O.

Rekomendasi Berita