Ciri dan Bahaya Ikan Asin Berformalin
- 11 Mar 2026 09:43 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID.Gunungsitoli - Ikan asin adalah salah satu makanan yang sangat digemari masyarakat Indonesia. Rasanya yang gurih, harga yang terjangkau dan tahan lama membuat ikan asin sering menjadi lauk favorit meningkatkan selera makan. Namun, masyarakat perlu berhati-hati karena masih ditemukan ikan asin yang mengandung formalin, bahan kimia berbahaya yang seharusnya tidak digunakan pada makanan.
Formalin adalah bahan pengawet yang biasanya digunakan untuk mengawetkan mayat atau bahan industri, bukan untuk makanan. Ada saja oknum pedagang nakal menggunakan formalin pada ikan asin yang mereka jual agar ikan terlihat lebih awet, tidak cepat busuk, dan tampak lebih menarik.
Dimoment strategis seperti saat ini konsumsi ikan asin lumayan meningkat. Oleh sebab itu kita sebagai masyarakat harus bisa memilih makanan yang dikonsumisi dengan selektif agar tidak berdampak buruk terhadap tubuh kita salah satunya memilih ikan asin yang bebas dari formalin dan bahan berbahaya lainnya.
Dampak jangka panjang dari mengkonsumsi ikan asin yang mengandung formalin dapat mengakibatkan mual muntah, sakit perut dan diare, iritasi pada tenggorokan, pusing kepala dan sakit kepala, dan reaksi alergi atau iritasi. Sementara dampak jangka panjang kerusakan organ hati, gangguan pada ginjal , gangguan syaraf, menurunkan system kekebalan tubuh, dan meningkatkan resiko kanker.
Karena dampak yang berbahaya masyarakat perlu berhati-hati dalam memilih ikan asin untuk dikonsumsi dengan memperhatikan ciri ikan asin yang berformalin. Ikan asin yang mengandung formalin cenderung memiliki tekstur terlalu keras, tidak berbau khas ikan asin, warna terlalu cerah, tahan lama meskipun disimpan cukup lama pada suhu ruang, serta tidak ada lalat yang hinggap.
Cara aman memilih ikan asin selain memperhatikan bau khas ikan asin, warna, tekstur, dan kondisi ikan yang mengkilap, perlu juga membeli kepada penjual terpercaya yang sudah kenal kualitas agar lebih terjamin keamanannya. Atau solusi lain dengan membuat ikan asin sendiri dirumah lebih aman dan sehat serta dapat memastikan bahwa ikan asin tidak mengandung bahan kimia berbahaya seperti formalin.
Pengawasan dari pemerintah terus dilakukan namun kewaspadaan masyarakat sebagai konsumen menjadi hal penting dalam mencegah peredaran pangan berbahaya dengan mengenali ciri-ciri sehingga masyarakat terlindungi dari bahaya ikan asin yang mengandung formalin.