Film Animasi ‘Hoppers’ Sukses Puncaki Box Office

  • 11 Mar 2026 22:02 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Los Angeles — Film animasi ‘Hoppers’ dari Pixar dan Disney berhasil memuncaki box office Amerika Utara pada akhir pekan pembukaannya. Film tersebut meraih sekitar 46 juta dolar (Rp776,6 miliar) dari penjualan tiket domestik.

Melansir dari CNBC, Rabu, 11 Maret 2026, dari pasar internasional, film ini menambahkan 42 juta dolar lagi (Rp709,1 miliar). Secara global, total pendapatan pembukaannya mencapai 88 juta dolar (Rp1,4 triliun).

Angka tersebut menjadi pembukaan terbesar untuk film animasi orisinal sejak ‘Coco’ pada 2017. Kesuksesan ini menjadi kabar baik bagi Pixar setelah kegagalan pembukaan film ‘Elio’ tahun lalu.

‘Hoppers’ bahkan dibuka lebih tinggi dibandingkan ‘Elemental’ yang dirilis pada 2023. Film ini memiliki anggaran produksi sekitar 150 juta dolar (Rp1,5 triliun) dan disutradarai oleh Daniel Chong.

Film ini juga menampilkan pengisi suara seperti Piper Curda, Bobby Moynihan, Jon Hamm, dan Kathy Najimy. Film ini meraih skor 94 persen di Rotten Tomatoes dan nilai A dari CinemaScore, berpotensi penayangan panjang dan menguntungkan.

Cerita film ini mengikuti Mabel Tanaka, seorang pecinta hewan, yang pikirannya dipindahkan ke tubuh berang-berang robotik. Pemindahan pikiran tersebut dilakukan untuk berkomunikasi dengan hewan dan menyelamatkan habitat mereka.

Di kota Beaverton, Mabel muda menghabiskan waktu bersama neneknya di hutan kecil yang menjadi rumah berbagai hewan liar, khususnya berang-berang. Terinspirasi oleh neneknya, Mabel tumbuh dengan kecintaan besar terhadap alam. Bertahun-tahun kemudian,

Wali Kota Beaverton, Jerry Generazzo, berencana mengganti hutan tersebut dengan jalan bebas hambatan. Kini berusia 19 tahun, Mabel aktif menentang rencana Jerry dan mencoba menggalang dukungan melalui petisi, namun gagal.

Aktivismenya membuatnya mengabaikan studi kuliahnya, membuat frustrasi profesor biologi-nya, Dr. Samantha "Sam" Fairfax. Suatu malam, Mabel berusaha mengajak berang-berang kembali ke hutan.

Saat itu, ia menemukan bahwa Sam dan rekan-rekannya sedang mengembangkan teknologi baru bernama “Hoppers”. Dalam perjalanannya, Mabel berusaha menyelamatkan hutan dari ancaman pembangunan manusia.

Rekomendasi Berita