One Pride MMA Tetapkan Arah Kompetisi 2026
- 13 Feb 2026 17:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - One Pride MMA menegaskan komitmennya dalam mengembangkan olahraga Mixed Martial Arts (MMA) di Indonesia. One Pride MMA menetapkan arah kompetisi musim 2026 yang berfokus pada peningkatan kualitas pertandingan, konsistensi kejuaraan, serta pembinaan petarung nasional menuju level internasional.
Sepanjang tahun 2026, One Pride MMA akan menggelar empat Fight Night yang dirancang sebagai panggung kompetisi berstandar tinggi bagi para atlet terbaik Tanah Air. Rangkaian kompetisi 2026 akan dimulai dari OP 89 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026 di HW Superhouse Satrio, Jakarta.
Sebagai promotor MMA terbesar di Indonesia, One Pride MMA tahun ini melalui Divisi Combat menonaktifkan empat kelas. Yaitu Welterweight, Woman Class, Atomweight dan Strawweight.
Hal ini dilakukan sebagai langkah penajaman struktur kompetisi dengan memprioritaskan empat divisi utama. Yakni Flyweight, Bantamweight, Featherweight, dan Lightweight.
Sebanyak lebih dari 450 petarung yang terdata, ada 50 fighter terpilih yang akan menjadi roster inti 2026. Yakni melalui proses seleksi ketat berdasarkan performa pertandingan, rekam jejak kemenangan, dan usia produktif.
“Musim 2026 ini kami rancang sebagai fase pematangan kualitas, tujuan kami jelas kualitas di atas kuantitas. Fokus kami bukan hanya menghadirkan pertarungan menarik, tetapi memastikan setiap fighter yang tampil benar-benar layak berada di level kejuaraan One Pride MMA," Chief Combat Officer One Pride MMA, Suwardi.
"Selanjutnya dari sini ekosistem MMA Indonesia bisa tumbuh sehat dan berkelanjutan." Sebagai gebrakan baru, One Pride MMA tahun ini memperkenalkan kelas Hystrike.
Ketua Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) Anindra Ardiansyah Bakrie mengatakan pihaknya selalu mendukung One Pride MMA. Menurutnya, KOBI sudah seperti Orang Tua bagi One Pride MMA.
"KOBI adalah orangtua daripada One Pride, dan gunanya apa? Orangtua kan melahirkan, membesarkan, mengawasi para atlet kita. One Pride tahun ini 10 Tahun, jadi kalau ngomongin gebrakan harus adanya inovasi dari gebrakan itu," kata dia saat presscon di Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Untuk itu, ia mengatakan kepada manajemen agar para fighter memiliki jenjang karier yang panjang nantinya.
"Saya selalu mengatakan kepada manajemen bahwa fikirkan tidak hanya fight backnya, tapi jenjang karier mereka," ucap pria yang biasa disapa Ardi.
Ia pun bersyukur bahwa One Pride MMA sudah berjalan hingga 10 tahun lamanya. "Kita terus amanah, terlihat kita mengirimkan fight-fight ini untuk berkembang, KOBI akan terus mendukung One Pride sehingga bisa maju ke arah yang benar," ujar dia.
KOBI adalah orangtua daripada One Pride, dan gunanya apa? Orangtua kan melahirkan, membesarkan, mengawasi para atlet kita. One Pride tahun inj 10 Tahun, jadi kalau ngomongin gebrakan harus adanya inovasi dari gebrakan itu,"
Hystrike adalah arena bagi striker sejati yang menyajikan pertarungan berdiri murni tanpa ground fight atau submission. Rule set ini menggabungkan teknik terbaik dari boxing, kickboxing, Muay Thai, hingga karate dalam tempo tinggi yang menuntut akurasi, timing, dan mental baja.
Dirancang untuk menghadirkan aksi tanpa jeda, Hystrike memastikan setiap detik adalah adu presisi di atas kaki. Karena di sini, pemenang ditentukan oleh siapa yang paling tangguh berdiri dan menguasai tekanan hingga akhir.
“Kehadiran Hystrike adalah sebagai alternatif dalam ekosistem One Pride MMA. Di Hystrike, kami menghilangkan 'zona nyaman' ground fighting untuk memberi ruang bagi para striker menunjukkan seni beladiri berdiri yang paling murni," kata dia.
"Ini adalah tentang keberanian untuk terus berdiri saat tekanan mencapai puncaknya. Hystrike adalah jawaban bagi penonton yang haus akan aksi tanpa jeda."
Bukan hanya itu One Pride MMA juga menghadirkan “One Pride PHYSICAL” sebuah ajang pengujian bagi para fighter One Pride MMA untuk memastikan kesiapan bertanding di level kompetisi tertinggi. Ajang ini bukan sekadar lomba lari dan angkat beban.
Melainkan simulasi tuntutan fisik dari sebuah pertarungan kejuaraan, tanpa pukulan. Peserta tidak diundi secara random, penentuan lawan bagi peserta One Pride Physical merujuk langsung pada daftar rivalitas resmi yang ada di fight card OP89.
OP 89 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026. Di mana akan menampilkan laga utama Title Fight kelas Lightweight antara Windri Patilima (11-2-0) menghadapi Ronald Mastrana Siahaan (8-2-0).
Selain pertarungan perebutan gelar tersebut, event MMA Indonesia OP89 juga akan menghadirkan pertandingan Hystrike yang mempertemukan Pinter Berantem vs Preman Pensiun. Salah satu laga yang diprediksi menjadi duel yang paling dinantikan.
OP89 akan tayang secara eksklusif melalui sistem pay- per-view di platform Vidio, yang menjadi mitra resmi penyiaran (broadcast partner) OTT One Pride MMA.
Sebagai bagian dari strategi pengembangan atlet berkelanjutan, One Pride MMA terus memperkuat jalur internasional melalui program Road to UFC dan Beasiswa UFC Performance Institute (UFC PI).
Untuk program Beasiswa UFC PI One Pride MMA akan memberangkatkan Deny Dafa dan Deniy Arif pada April 2026. Sementara di Road to UFC 2026, Aditya Ginting (Flyweight) dan Ronald Mastrana Siahaan (Featherweight) diproyeksikan sebagai kandidat utama.
“Target kami jelas, setiap tahun harus ada petarung Indonesia yang siap naik ke level internasional. One Pride MMA ingin memastikan ini adalah hal berkelanjutan,” kata Suwardi.
Saksikan One Pride MMA Fight Night 89: Windri Patilima VS Ronald Mastrana Siahaan. Acara ini akan disiarkan langsung melalui YouTube One Pride MMA dan platform Vidio.