Akhiri Masa Tugas, Van Allen Probe A Kembali ke Bumi
- 11 Mar 2026 11:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Washington - Setelah hampir 14 tahun mengangkasa, wahana antariksa Van Allen Probe A milik NASA dijadwalkan mengakhiri masa tugasnya. U.S. Space Force memprediksi pesawat ini akan memasuki atmosfer Bumi, Selasa, 10 Maret 2026, pukul 19:45 EDT.
NASA memperkirakan sebagian besar pesawat ruang angkasa akan terbakar habis saat melintasi atmosfer. Namun, beberapa komponen diperkirakan akan bertahan saat memasuki kembali atmosfer.
Risiko bahaya yang menimpa siapa pun di Bumi pun sangat rendah, sekitar 1 banding 4.200. Diketahui, Van Allen Probe A merupakan pesawat penjelajah sabuk radiasi seberat 600 kg.
Diluncurkan pada Agustus 2012, Van Allen Probe A dan kembarannya, Probe B, dirancang untuk menyelidiki Sabuk Van Allen. Sabuk ini terdiri dari cincin partikel bermuatan yang terperangkap oleh medan magnet Bumi.
Van Allen dinilai krusial karena menjadi perisai yang melindungi teknologi manusia dan astronot dari radiasi kosmik. Ia juga melindungi dari badai matahari yang mematikan.
Selama hampir tujuh tahun masa operasionalnya, misi ini membuahkan penemuan besar. Termasuk keberadaan sabuk radiasi ketiga yang bersifat sementara dan hanya muncul saat aktivitas matahari sangat intens.
Menariknya, kepulangan Van Allen Probe A terjadi jauh lebih cepat dari perkiraan. Penyebab utamanya adalah Siklus Matahari saat ini yang jauh lebih aktif dari perkiraan.
Pada tahun 2024, matahari mencapai fase Solar Maximum, memicu cuaca antariksa ekstrem yang meningkatkan hambatan atmosfer (atmospheric drag). Tekanan ini menarik wahana tersebut turun lebih cepat menuju Bumi.