Simak Hari Besar Nasional, Internasional Diperingati 16 Maret
- 16 Mar 2026 09:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Tanggal 16 Maret 2026 memiliki sejumlah momen penting yang diperingati secara nasional maupun internasional. Peringatan ini berkaitan dengan isu lingkungan, kebahagiaan, hingga refleksi budaya digital.
Melansir dari National Today, terdapat tiga peringatan yang dikenal luas pada tanggal tersebut. Berikut adalah peringatan penting yang diperingati setiap 16 Maret.
1. Hari Bakti Rimbawan
Di Indonesia, 16 Maret diperingati sebagai Hari Bakti Rimbawan. Peringatan ini ditujukan untuk menghargai para rimbawan yang bekerja menjaga dan mengelola hutan.
Rimbawan merupakan profesional yang bergerak di bidang kehutanan dan pelestarian lingkungan. Mereka berperan menjaga keberlanjutan hutan sebagai penopang kehidupan dan keseimbangan ekosistem.
Peringatan ini berkaitan dengan sejarah berdirinya Departemen Kehutanan Republik Indonesia pada 1983. Kini lembaga tersebut berkembang menjadi Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.
Para rimbawan menjalankan berbagai peran penting dalam pengelolaan hutan. Tugas tersebut meliputi penyusunan kebijakan, kegiatan teknis kehutanan, hingga edukasi kepada masyarakat.
Melalui dedikasi mereka, hutan diharapkan tetap terjaga sebagai sumber kehidupan manusia. Selain itu, hutan juga berperan menjaga keseimbangan ekosistem.
2. Act Happy Day
Selain peringatan lingkungan, tanggal 16 Maret juga bertepatan dengan Act Happy Day. Peringatan ini mengajak masyarakat menumbuhkan kebahagiaan melalui tindakan sederhana.
Act Happy Day diperingati setiap Senin ketiga pada bulan Maret. Pada tahun 2026, peringatan tersebut jatuh tepat pada 16 Maret.
Hari ini pertama kali digagas pada 2004 oleh Dr. Dale Anderson. Ia meyakini kebahagiaan dapat dipicu melalui kegiatan sederhana seperti tersenyum dan tertawa.
Ketika seseorang bertindak bahagia, tubuh akan melepaskan hormon endorfin. Hormon tersebut membantu memperbaiki suasana hati seseorang.
Kondisi mental yang lebih baik membantu seseorang berinteraksi secara positif. Hal ini dapat terjadi di tempat kerja, sekolah, maupun lingkungan keluarga.
3. No Selfies Day
Tanggal 16 Maret juga diperingati sebagai No Selfies Day atau Hari Tanpa Selfie. Peringatan ini mengajak masyarakat beristirahat sejenak dari budaya selfie.
Tanggal tersebut bertepatan dengan hari ulang tahun Philippe Kahn. Ia dikenal sebagai inovator teknologi kamera ponsel pertama pada 1997.
Penemuan tersebut kemudian memicu perkembangan fotografi digital modern. Salah satunya adalah munculnya tren selfie di media sosial.
Namun tren selfie juga menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak psikologisnya. Sebagian orang menghabiskan waktu lama untuk mendapatkan foto sempurna.
Karena itu, No Selfies Day menjadi gerakan simbolis bagi masyarakat. Peringatan ini mengajak orang menikmati momen nyata tanpa tekanan media sosial.