Visitor Management System Solusi Digital untuk Pengelolaan yang Aman dan Terstru
- 28 Feb 2026 10:39 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor jasa perusahaan dan administrasi pemerintahan mengalami pertumbuhan stabil di atas 4–5% per tahun dalam beberapa tahun terakhir, yang turut mendorong peningkatan aktivitas kunjungan fisik ke gedung-gedung perkantoran dan fasilitas publik.
Di sisi lain, laporan IBM Cost of a Data Breach Report 2023 menyebutkan rata-rata biaya kebocoran data secara global mencapai USD 4,45 juta, meningkat sekitar 15% dalam tiga tahun terakhir. Salah satu celah yang sering terjadi adalah kurangnya kontrol terhadap akses fisik dan pencatatan pengunjung.
Selain itu, studi IFSEC Global juga menunjukkan bahwa digital visitor management dapat mengurangi waktu check-in tamu hingga 30–40% dibandingkan metode manual.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, di Jakarta, Sabtu, 28 Februari 2026, kepada Wartawan mengatakan, komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi digital dan energi hijau keberlanjutan yang berkualitas.
"Melihat tren tersebut, Visitor Management System (VMS) dari PLN Icon Plus membantu organisasi mengelola kunjungan secara lebih aman dan terstruktur." ujarnya.
Selain meningkatkan efisiensi operasional, penerapan VMS juga memperkuat standar keamanan gedung. Informasi waktu kedatangan, tujuan kunjungan, hingga pihak yang ditemui terdokumentasi dengan baik dan dapat diintegrasikan dengan sistem CCTV maupun access control. Dengan sistem yang terdigitalisasi, proses pelacakan data menjadi lebih cepat dan akurat ketika dibutuhkan untuk audit atau situasi darurat.