Chicken Crunchy Roll Viral Serbu Bekasi

  • 12 Feb 2026 14:09 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Bekasi - Jajanan street food kembali mencuri perhatian publik setelah Chicken Crunchy Roll viral di media sosial dan diserbu pembeli di Jalan Marakash Square, Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Gerai cabang yang baru beroperasi tiga hari itu bahkan mampu menjual ratusan porsi setiap harinya.

Fenomena ini menunjukkan kuatnya pengaruh tren digital terhadap minat kuliner masyarakat. Tidak sedikit pembeli dating karena penaaran setelah melihat popularitasnya di TikTok.

Penjual Chicken Crunchy Roll, Hanifah (25), mengatakan cabang Marakash merupakan gerai baru yang melengkapi toko pusat yang sudah buka sejak pertengahan Juli tahun lalu. Lokasi pusatnya juga masih berada di kawasan Marakash, tepatnya dekat Danau Marakash.

“Kalau untuk yang ini kan karena cabang yak, Kak. Karena cabang ini baru dibuka, baru berjalan tiga hari ini sih, Kak. Kalau yang di pusatnya, itu kita buka dari pertengahan Juli tahun lalu,” ujar Hanifah, Rabu, 11 Februari 2026.

Jam opersional antara gerai pusat dan cabang pun berbeda untuk menyesuaikan target pasar. Gerai pusat buka pukul 14.00 hingga 22.00 WIB pada hari biasa dan tutup lebih lama saat akhir pekan, sementara cabang melayani pembeli mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB setiap hari.

Hanifah mengungkapkan antusiasme masyarakat meningkat seiring viralnya jajanan tersebut. Dalam sehari, penjualan bahkan bisa mencapai 100 hingga 200 porsi.

“Perkiraan kita sehari itu bisa tembus 100 sampai 200 porsi,” katanya.

Menu best-seller digerai ini adalah chicken roll dengan saus celup barbeque spicy dan filling keju. Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau, mulai dari RP15.000 hingga RP35.000.

Varian rasa menjadi daya tarik lain bagi pelanggan karena tersedia saus celup, yakni barbeque spicy, keju, teriyaki, lada hitam dan saus sadis. Selain itu, tersedia pula varian tabur seperti keju, balado dan jagung, dengan tabur balado filling keju sebagai favorit pembeli.

Menurut Hanifah, konsep harga pelajar menjadi pembeda dibandingkan produk serupa di pusat perbelanjaan. Selain itu, ukuran chicken roll yang panjang dengan pilihan regular dan large juga menambah nilai jual.

“Mungkin adanya kita jual chicken roll ini berbeda dari yang di mal ya. Jadi kita jual versi yang harga lokal, gitu, Kak. Jadi, ya harga pelajar,” ucapnya.

Salah satu pembeli, Sabita (25), mengaku mengetahui jajanan tersebut dari TikTok dan sudah beberapa kali kembali membeli. Ia menilai rasa yang enak membuatnya ketagihan.

“Itu dari TikTok sih kak, taunya. Karena viral, aku udah tiga kali lebih sih, kak,” kata Sabita.

Hal serupa disampaikan Tina (24) yang datang karena penasaran setelah jajanan itu ramai dibicarakan. Namun setelah mencicipi, ia menilai rasanya memang memuaskan.

“Iya, karena viralnya juga. Waktu itu kan sempet rame juga tuh. Jadi penasaran. Eh, ternyata enak gitu, kak,” ujar Tina.

Keduanya sepakat harga yang ditawarkan sebanding dengan kualitas makanan yang didapat. Selain mengenyangkan, rasa gurih dengan beberapa pilihan varian yang membuat mereka ingin kembali membeli.

(Aura Putri Fadillah dan FitriYanti Puspita Dewi – Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung)

Rekomendasi Berita