Rengginang, Cemilan Legend yang Masih Populer Digemari Masyarakat

  • 10 Mar 2026 13:38 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Rengginang merupakan salah satu cemilan khas Indonesia yang cukup populer di Indonesia. Cemilan ini terbuat dari nasi atau beras ketan yang dikeringkan lalu digoreng hingga mengembang dan renyah. Rengginang biasanya memiliki rasa yang gurih karena ada tambahan dari garam, bawang putih, dan terasi.

Dilansir dari laman resmi media antaranews.com pada Selasa, 10 Maret 2026, di beberapa daerah rengginang menjadi cemilan sehari-hari maupun hidangan saat acara keluarga. Selain itu, makanan ini juga kerap disajikan saat hari besar seperti Lebaran. Teksturnya yang renyah serta rasanya yang gurih membuat rengginang disukai oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Bahkan rengginang tidak hanya terbuat dari beras ketan, rengginang sering kali dibuat dari nasi sisa yang masih bagus lalu dikeringkan dan digoreng. Biasanya rengginang seperti itu untuk dimakan sehari-hari, sedangkan untuk hari raya biasanya yang terbuat dari beras ketan.

Proses pembuatan rengginang cukup sederhana, namun membutuhkan waktu yang cukup lama. Beras ketan yang sudah dimasak biasanya dibentuk menjadi bulatan pipih, kemudian dijemur di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering. Setelah itu, rengginang digoreng dalam minyak panas hingga mengembang dan siap disajikan.

Saat ini, rengginang tidak hanya memiliki rasa gurih seperti dahulu. Banyak pelaku usaha yang mulai berinovasi dengan berbagai varian rasa, seperti rasa pedas, balado, hingga rasa manis. Inovasi tersebut dilakukan agar rengginang tetap diminati oleh masyarakat, terutama generasi muda.

Di berbagai pasar tradisional, rengginang masih mudah ditemukan dan dijual dengan harga yang cukup terjangkau. Beberapa pelaku usaha rumahan juga memproduksi rengginang sebagai sumber penghasilan. Dengan bahan yang sederhana dan proses yang masih tradisional, rengginang tetap menjadi salah satu camilan khas Indonesia yang bertahan hingga sekarang.

Keberadaan rengginang juga menjadi bagian dari kekayaan kuliner tradisional yang patut dilestarikan. Dengan terus memperkenalkan makanan tradisional kepada masyarakat, diharapkan rengginang tetap dikenal dan tidak kalah dengan camilan modern yang semakin beragam.

(Trisna Mutia Tihara – Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta)

Rekomendasi Berita