Budaya Ngabuburit di Indonesia
- 21 Feb 2026 10:30 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di berbagai sudut kota di Indonesia biasanya berubah lebih hidup. Tradisi yang dikenal dengan istilah “ngabuburit” ini sudah menjadi bagian khas dari Ramadan. Kata ngabuburit sendiri populer di tanah Sunda dan merujuk pada aktivitas menunggu waktu magrib dengan berbagai kegiatan santai dan menyenangkan.
Di banyak daerah, ngabuburit diisi dengan beragam aktivitas. Ada yang memilih jalan-jalan sore bersama teman atau keluarga, berburu takjil di pasar dadakan, hingga sekadar duduk santai menikmati suasana senja.
Di kota-kota besar, taman kota dan area alun-alun sering dipadati warga yang ingin menikmati momen kebersamaan sambil menunggu azan berkumandang.
Tak sedikit pula yang mengisi ngabuburit dengan kegiatan positif seperti mengikuti kajian, tadarus Al-Qur’an, atau kegiatan sosial berbagi makanan untuk berbuka. Tradisi ini tidak hanya menjadi ajang melepas penat setelah beraktivitas seharian, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Lebih dari sekadar menunggu waktu berbuka, budaya ngabuburit mencerminkan kekayaan tradisi dan kebersamaan masyarakat Indonesia. Suasana hangat, canda tawa, dan semangat berbagi yang terasa selama ngabuburit menjadi warna tersendiri yang membuat Ramadan di Indonesia selalu dirindukan setiap tahunnya.