Goreng Pisang Khas Jambi
- 26 Feb 2026 22:09 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Bicara soal camilan sore di Kota Jambi, goreng pisang jelas masuk daftar teratas. Jajanan sederhana ini selalu punya tempat di hati masyarakat. Dari warung kecil di pinggir jalan sampai lapak kaki lima yang ramai menjelang magrib, aroma pisang goreng hangat seolah jadi tanda waktu santai telah tiba.
Di Jambi, goreng pisang punya ciri khas tersendiri. Biasanya menggunakan pisang kepok atau pisang tanduk yang dipotong agak tebal. Tekstur luarnya dibuat renyah dengan balutan tepung berbumbu ringan, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan manis alami. Perpaduan ini yang bikin sekali coba langsung ketagihan.
Beberapa penjual di Jambi menambahkan sentuhan lokal pada adonannya. Ada yang mencampur sedikit santan agar rasa lebih gurih, ada pula yang memberi taburan wijen supaya aromanya makin harum saat digoreng. Bahkan, tak jarang goreng pisang disajikan bersama sambal pedas manis khas daerah setempat—kombinasi unik yang bikin lidah penasaran.
Menjelang bulan Ramadan, penjual goreng pisang biasanya kebanjiran pembeli. Momen “war takjil” membuat jajanan ini laris manis sebagai menu berbuka puasa. Harganya yang ramah di kantong juga jadi alasan kenapa goreng pisang tetap jadi primadona dibanding camilan kekinian yang lebih mahal.
Menariknya lagi, banyak keluarga di Jambi masih mempertahankan resep turun-temurun. Proses menggorengnya pun tak boleh asal—minyak harus panas merata agar hasilnya tidak lembek. Teknik sederhana tapi butuh pengalaman agar warna keemasan dan kerenyahannya pas.
Di tengah perkembangan kuliner modern, Goreng Pisang Khas Jambi tetap bertahan sebagai simbol kebersamaan. Rasanya mungkin sederhana, tapi kehangatan yang tercipta saat menikmatinya bersama keluarga atau teman membuat camilan ini terasa istimewa. Kadang, yang paling sederhana justru paling dirindukan.